Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tips Kue Antibantat ala Penulis Simple and Moist Cake

Banyak kesalahan yang kerap dilakukan seseorang ketika membuat kue sehingga kue yang dihasilkan menjadi bantat dengan tekstur keras di bagian bawah, alih-alih mendapatkan kue yang mengembangkan sempurna.
Dewi Andriani
Dewi Andriani - Bisnis.com 30 Maret 2019  |  18:23 WIB
Penulis buku resep berjudul 'Simple & Moist Cake', Kristin Yuliana Santosa. JIBI/Bisnis - Dewi Andriani
Penulis buku resep berjudul 'Simple & Moist Cake', Kristin Yuliana Santosa. JIBI/Bisnis - Dewi Andriani

Bisnis.com, JAKARTA - Banyak kesalahan yang kerap dilakukan seseorang ketika membuat kue, sehingga kue yang dihasilkan menjadi bantat dengan tekstur keras di bagian bawah, alih-alih mendapatkan kue yang mengembangkan sempurna.

Penulis buku resep berjudul 'Simple & Moist Cake', Kristin Yuliana Santosa mengatakan terdapat beberapa kesalahan yang kurang disadari masyarakat saat membuat kue.

"Cake bantat itu bisa karena terlalu banyak mengaduk atau justru malah kurang adukannya. Bisa juga karena telur yang dikocok belum maksimal tetapi sudaj memasukan bahan lain," ujar wanita yang akrab disapa Tintin Rayner ini.

Menurutnya, proses pengocokan telur harus dilakukan setidaknya 10 menit hingga 13 menit hingga putih dan kental berjejak. Setelah itu, baru dilanjutkan dengan memasukan tepung dan bahan lainnya. Sebab, jika terlalu lama pun tidak baik karena akan banyak udara yang masuk sehingga akan kempes saat di oven.

Selain itu, hal lain yang perlu diperhatikan dalam membuat kue adalah memilih tepung yang rendah protein. Sebab, volumenya lebih kecil dan pori-pori yang dihasilkan akan halus sehingga menghasilkan kue yang lembut.

"Kalau tepung protein tinggi itu pori-porinya besar sehingga hasilnya akan kenyal dan lebih keras. Biasa dipakai untuk membuat mie atau donat," tuturnya.

Perempuan kelahiran Semarang, Jawa Tengah ini mengaki belajar baking secara otodidak bahkan tanpa melihat baking demo sekali pun.  Kegagalan saat uji coba resep justru membuatnya menambah wawasan dan ilmu. Hingga kini, Tintin mengaku tidak pernah bosan untuk berbagi resep-resep simpel dan enak.

"Senang ketika melihat teman-teman berhasil bikin, bahkan sukses berjualan kue dengan resep-resep ini," katanya.

Sementara itu, Sales & Marketing Director PT Bungasari Flour Mills Budianto Wijaya mengatakan pihaknya sangat mengapresiasi Tintin Rayner yang terbukti bukunya menjadi best seller nasional kategori baking, berisikan resep-resep berbagai olahan cake.

"Semangat yang dimiliki Tintin Rayner ini sejalan dengan Bungasari melalui Bola Salju, yang pada tahun ini memasuki tahun ke-5 dengan kampanyenya #5hareGreatness," ujarnya.

Lebih lanjut Budianto menyatakan bahwa wujud dari #5hareGreatness yang digencarkan Bungasari melalui Fun Kitchen 2019, tak sekadar berbagi melalui baking demo tetapi juga berbagi pengalaman pengolahan pangan dengan baik dan benar.


 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kuliner kue
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top