Agar Liburan di Musim Dingin Aman, Persiapkan Hal Ini

Liburan ke negara yang sedang memasuki musim dingin populer dilakukan saat akhir tahun bagi mereka yang ingin merasakan suasana berbeda, khususnya jika ingin melihat dan merasakan salju.
Asteria Desi Kartika Sari | 21 Desember 2018 20:11 WIB
Musim dingin - Al Jazeera

Bisnis.com, JAKARTA-Liburan ke negara yang sedang memasuki musim dingin populer dilakukan saat akhir tahun bagi mereka yang ingin merasakan suasana berbeda, khususnya jika ingin melihat dan merasakan salju. 

Namun, berwisata ke negara yang sedang musim dingin mengharuskan seseorang untuk pintar-pintar berkemas barang dan pakaian yang akan dibutuhkan supaya tetap hangat meskipun harus menghadapi suhu yang rendah, bahkan minus. 

Karena Indonesia adalah negara tropis, barang dan pakaian yang dibawa bukanlah yang umumnya digunakan di Indonesia. Agar kamu membawa semua yang penting, Timberland - sebuah merek sepatu dan pakaian yang berasal dari New England, sebuah daerah di Amerika Serikat berbagi tips bagaimana mengemas isi koper yang cocok untuk berpetualang ke negara yang sedang musim dingin. 

1. Windbreaker sebagai alternatif jaket tebal

Saat musim dingin, angin yang bertiup kencang dan hujanlah yang akan membuat kamu menggigil, bukannya suhu rendah. Windbreaker adalah jaket yang terbuat dari bahan tipis namun bisa menahan angin dan hujan. Bahan yang tipis adalah nilai pluswindbreaker dibandingkan jaket tebal karena windbreaker tidak akan memakan tempat yang banyak di koper. Selain itu, hoodie-nya akan sangat berguna untuk melindungi muka dari angin atau hujan. Agar lebih hangat, kamu bisa melapisi pakaian dengan kaus thermal dan juga sweater dari bahan wol.

2. Kaus thermal 

Kaus thermal dibuat dari bahan yang akan menjaga kehangatan tubuh. Pastikan kamu memilih kaus thermal dari bahan ringan dan stretch supaya keringat bisa terserap dan kering dengan cepat, karena walau suhu di luar dingin, memakai banyak lapisan pakaian akan tetap membuat tubuh berkeringat. Dengan memakai kaus thermal, kamu pun tidak perlu menggunakan banyak lapisan baju yang tebal dan cukup menambah sweater wol, selain jaket windbreaker.

 3. Sepatu bot kulit tahan air

Berjalan di salju atau suhu rendah lama-lama akan mengakibatkan kakimu dingin dan lembab apabila kamu menggunakan sepatu terbuat dari bahan yang menyerap air, seperti canvas. Agar jari-jari kaki tidak kedinginan, sebaiknya kamu memakai sepatu bot terbuat dari bahan kulit tahan air. Sepatu bot yang tertutup rapat memastikan bahwa kakimu tetap kering walau berjalan dalam salju atau hujan, sedangkan bahan kulit tahan air akan memudahkan kamu saat mengeringkan lapisan luar sepatu bot. Karena es bisa melapisi jalanan, sol karet anti-slipyang menjadi alas sepatu bot akan menjaga kamu supaya tidak tergelincir dan terjatuh saat berjalan.

4. Topi beanie

Kepala kamu pasti akan merasakan dingin jika kamu berjalan-jalan saat suhu rendah atau ketika salju mulai turun. Agar kamu tidak terkena migren atau flu karena kepalamu terkena basah dan dingin, sebaiknya kamu membawa topi beanie, atau yang lebih dikenal sebagai topi kupluk, untuk menjaga kepalamu tetap hangat.

5.Backpack dari bahan tahan air

Backpack memberi cukup tempat untuk menyimpan segala barang bawaaan kamu, termasuk dompet dan smartphone, namun tetap ringkas untuk dibawa dengan mudah. Sama seperti jaket dan sepatu bot, backpack yang kamu bawa sebaiknya dibuat dari bahan yang tahan air agar barang-barang tetap aman walaupun hujan es ataupun terkena salju yang turun.

Jadi, siapkah kamu untuk mulai packing buat liburan musim dingin? Tips terakhir adalah menggunakan vacuum bag untuk membungkus semua barang bawaan. Vacuum bag akan menyedot udara diantara barang-barang yang kamu bawa sehingga memastikan bahwa semua barang kamu terbungkus rapi di dalam koper.

Tag : trip
Editor : Bambang Supriyanto

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top