Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pemulihan Wisata di Senggigi Masih Berjalan Lambat. Ini Sebabnya 

wisatawan yang datang ke Senggigi sebagian besar merupakan kebangsaan Asia. Karakteristik wisatawan ini cukup sulit pulih dari kondisi kebencanaan. Berbeda dengan wisatawan Eropa yang membutuhkan waktu lebih singkat untuk pulih dari kondisi bencana.nn 
Ni Putu Eka Wiratmini
Ni Putu Eka Wiratmini - Bisnis.com 11 November 2018  |  12:39 WIB
Pantai Senggigi - Istimewa
Pantai Senggigi - Istimewa

Bisnis.com, MATARAM – Ketua Tim Kerja Pemulihan Destinasi dan Promosi Pariwisata NTB Farid Said mengatakan Senggigi menjadi destinasi yang pemulihannya paling lambat dibanding daerah lain di Lombok.

Kondisi tersebut terjadi karena pengaruh karakteristik wisatawan.

Dia menilai, wisatawan yang datang ke Senggigi sebagian besar merupakan kebangsaan Asia. Karakteristik wisatawan ini cukup sulit pulih dari kondisi kebencanaan. Berbeda dengan wisatawan Eropa yang membutuhkan waktu lebih singkat untuk pulih dari kondisi bencana.

“Senggigi punya segmen sendiri [Asia]. Kalau orang-orang Eropa pemulihannya hanya 3 hari pascabencana, orang Asia bisa 3 bulan pascabencana,” katanya, Sabtu (10/11/2018).

Setidaknya NTB memiliki empat destinasi utama yakni Gili Trawangan, Mataram, Senggigi, dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika.

Menurut Farid kunjungan wisata ke Gili Trawangan termasuk pulih dengan cepat. Hal itu karena, wisatawan yang sebagian besar berkunjung merupakan kebangsaan Eropa.

Pariwisata di KEK Mandalika tidak terpengaruh dengan kondisi gempa. Mataram pun mulai ramai dikunjungi wisatawan dan pebisnis dengan okupnasi hotel mencapai 50%. Begitu juga dengan Gili Trawangan yang mulai didatangi wisatawan dengan rata-rata okupansi mencapai 70%. 

“Dari keempat destinasi ini, yang paling cepat pulih adalah Gili Trawagan karena mendapat imbas dari Bali,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pariwisata senggigi lombok
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Banner E-paper
To top