Destinasi Wisata Eksotis di NTT Dipamerkan di London

Berbagai obyek wisata di Nusa Tenggara Timur (NTT) sebagai pulau terindah di dunia menurut majalah ‘Focus’ dari Jerman dengan branding pasola, parade 1001 kuda berhias, diminati banyak pengunjung pameran pariwisata di London.
Newswire | 08 November 2018 06:55 WIB
Sekelompok penenun sedang menenun tenun ikat dalam Festival Tenun Ikat di kota Waikabubak, Sumba Barat NTT, Sabtu (8/7). Festival Tenun Ikat yang menampilkan 150 penenun tersebut dalam rangka memperkenalkan potensi tenun ikat di daerah itu sekaligus memeriahkan parade 1001 Kuda Sandelwood di Sumba Barat. ANTARA FOTO - Kornelis Kaha

Bisnis.com, JAKARTA - Berbagai obyek wisata di Nusa Tenggara Timur  (NTT) sebagai pulau terindah di dunia menurut majalah ‘Focus’ dari Jerman dengan branding pasola, parade 1001 kuda berhias, diminati banyak pengunjung pameran pariwisata di London.

Kepala Dinas Pariwisata NTT Marius Ardu Jelamu di London, Kamis (8/11/2018), mengatakan
banyak obyek wisata di NTT yang sudah dikenal di dunia seperti tempat selancar Nemberala Rote yang dikunjungi banyak wisatawan internasional, diving di Alor, penangkapan ikan paus secara tradisional di Lembata, gunung api Batutara yang meletus setiap 20 menit.

Dikatakan, meskipun sudah dikenal di dunia, NTT terus berpromosi terutama di pameran pariwisata World Travel Market (WTM) London yang terbesar kedua di dunia yang berlangsung pada 5-7 November.

Pariwisata NTT yang mungkin tidak terlalu diperhatikan banyak wisatawan menyimpan begitu banyak keajaiban termasuk destinasi wisata yang eksotik di Pulau Timor, serta bukit berwarna Khalebamadja di Sabu Raijua. Apalagi, transportasi ke NTT sudah tidak mengalami hambatan sama sekali.

Menurut Marius beragam lokasi eksotis dapat ditemukan di Kupang sebagai Ibu Kota NTT, namun sejumlah obyek wisata belum mendapat pengelolaan yang baik. Padahal, di Kupang terdapat gua kristal, peninggalan sejarah zaman Belanda dan Jepang, Air terjun Oenesu, beragam kain tenun dengan motif yang beragam.

Marius Jmengakui baru pertama kali ini Dinas Pariwisata NTT mengikuti promosi di WTM London. Namun, ujarnya, selama ini gencar melakukan promosi baik melalui media sosial, TV2 Nasional yang terkoneksi dengan TV internasional, radio lokal dan nasional yang terkoneksi dengan dunia internasional, dan pers cetak. Selain itu, menghidupkan wisata di daerah perbatasan dengan negara Timor Leste dan Australia.

 "Kami berusaha memperkenalkan NTT ke dunia luar dengan berbagai cara," ujarnya.

Upaya promosi pariwisata yang cukup efektif dan mudah dilakukan menggunakan gawai yang terhubung dengan berbagai jejaring media sosial seperti facebook, instagram, twitter, blog, dan lainnya.

Marius menjelaskan data pihak Telkomsel setempat menunjukkan jumlah pengguna data di provinsi berbasiskan kepulauan itu hingga kini sudah mencapai sekitar 1,5 juta pelanggan.

"Artinya jika setengah saja dari pengguna data ini aktif mempromosikan setiap destinasi wisata baru yang dikunjungi di daerahnya maka dampak penyebarluasan informasinya cukup besar," katanya.

Marius mencontohkan destinasi wisata Tuamese di Kabupaten Timor Tengah Utara, Pulau Timor, yang akhir-akhir ini mulai populer karena promosi yang digencarkan melaui jejaring sosial.

Gubernur NTT Victor B. Laiskodat ingin menjadikan Kupang baromoter pembangunan NTT. Kupang harus bersih, teratur dan ramah bagi wisatawan. Pariwisata dijadikan penggerak utama dalam memajukan ekonomi NTT ke depan.

Sementara itu pelaku bisnis dari NTT, Oyan Kristian dari PT Flores Komodo Tours, mengakui banyak destinasi wisata yang ingin dikunjungi wisatawan karena memiliki keunikan dan kekhasannya masing-masing dan banyak biro perjalanan wisata di UK siap untuk mengirimkan tamu ke destinasi NTT.

"Mereka juga berharap kita dapat memberikan hospitality yang bagus dengan fasilitas dan akomodasi yang baik dan nyaman untuk tamu," demikian Oyan Kristian.

Obyek wisata di NTT santara lain Taman Nasional Pulau Komodo, Kampung Adat Waerebo, Bena, 17 pulau di Riung, danau tiga warna Kelimutu, dan Samana Sancta, Sumba.

Sumber : Antara

Tag : ntt, destinasi wisata
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top