8 Pilihan Destinasi Wisata di Hari Penjelajah Waktu

Jelang Hari Penjelajah Waktu pada 8 Desember mendatang, Booking.com menghadirkan 8 lokasi unik untuk berwisata.
Gloria Fransisca Katharina Lawi | 09 Oktober 2018 15:47 WIB
Patung Merlion di Marina Bay, Singapura - Wikimedia Commons

Bisnis.com, JAKARTA -- Jelang Hari Penjelajah Waktu pada 8 Desember mendatang, Booking.com menghadirkan 8 lokasi unik untuk berwisata.

Dalam rangka memberikan ragam pilihan wisata nostalgia kepada para wisatawan, Booking.com yang berdiri sejak 1996 telah menggali informasi dari lebih dari 29 juta properti yang terdaftar, termasuk 5,6 juta rumah, apartemen dan tempat penginapan unik lainnya di lebih 141.000 destinasi di seluruh dunia untuk menghadirkan 8 destinasi unik.

Pemilihan 8 destinasi ini berdasarkan karakteristik kota yang futuristik. Sebuah kota dengan cahaya lampu neon yang menerangi sampai ke desa terpencil.

Ada pun pemilihan atas 8 kota ini dipercaya bisa membuat penjelajah kembali ke masa lalu atau melakukan perjalanan ke masa depan.

1. Tokyo, Jepang
Tokyo adalah kota metropolis yang padat, terletak di antara pegunungan dan Tokyo Bay. Lampu-lampu neon, dengan inovasi teknologi telah mentransformasi Tokyo menjadi salah satu tempat paling futuristik di dunia. Tokyo menghadirkan gedung-gedung pencakar langit, kereta canggih, pengalaman VR yang tak terhitung, dan restoran robot.

Dengan menjelajahi ibu kota ini membuat wisatawan seolah berpergian ke masa depan.
Beberapa pilihan tempat untuk menginap di Tokyo antara lain; Henn na Hotel Maihama Tokyo Bay dimana ada robot dinosaurus menunggu di resepsionis untuk menyambut tamu dan membantu mereka check-in dalam bahasa Inggris, Jepang, Korea, dan China.

Tak hanya itu setiap kamar memiliki fitur robot mungil untuk mengontrol semua peralatan ruangan. Selama penjelajah menginap, jangan lupa untuk menyaksikan akuarium ikan raksasa dengan ikan-ikan robot yang terlekat di area dekat robot tempat sampah.

2. Dubai, Arab Saudi
Dubai tak hanya kota metropolitan yang penuh gedung pencakar langit modern, namun juga rumah dari serangkaian pulau buatan yang memesona. Berwisata ke Dubai menawarkan sensasi pergi ke masa depan dimana wisatawan dapat bersantai di pantai atau menjelajahi pasar-pasar lokal dan mencari harta karun.

Pertunjukan air mancur futuristik di Dubai Mall tidak hanya akan membuat wisatawan lupa bahwa mereka berada di gurun, tetapi juga lupa bahwa mereka berada di abad saat ini. Sensasi lain yang ditawarkan adalah balapan unta hingga balon udara serta pengalaman seru berkendara di atas bukit pasir.

Rekomendasi tempat untuk menginap misalnya; Burj Al Arab Jumeirah yang berlokasi di pulau pribadi ini menawarkan beragam suite ultra mewah dengan pemandangan laut. Wisatawan dapat mencapai akomodasi dengan menggunakan salah satu armada Rolls-Royce terbesar di dunia dengan sopir, atau menggunakan layanan antar-jemput helikopter khusus.

3. Hong Kong
Hong Kong memiliki populasi yang padat dan lampu neon yang bertebaran. Kawasan ini juga memiliki lebih dari 1.200 gedung pencakar langit, lebih banyak dari semua kota di dunia dengan cahaya yang dipantukan di Victoria Harbour dan pegunungan yang tertutupi hutan sebagai latar belakangnya.

Selain menjadi pusat keuangan global, Hong Kong juga menjadi yang terdepan dalam hal teknologi seperti pemindai sidik jari dan kartu identitas pintar. Kota ini sangat unik dengan arsitektur dan desain interior berdasarkan Feng Shui dan teknologi modern.

Beberapa saran tempat untuk menginap adalah ICON Hotel. Sebuah hotel yang didesain oleh lokal arsitek ternama. Hotel ICON menawarkan pemandangan pelabuhan yang indah di Tsim Sha Tsui. Ruang-ruang hotel modern didekorasi oleh warna gelap dan pencahayaan hangat untuk membuat atmosfer yang nyaman. Smartphone dengan data tak terbatas juga tersedia di tiap ruangan.

4. Singapura
Singapura adalah negara yang mencerminkan kebersihan, minimalis, dan atraktif. Singapura merupakan penggabungan budaya yang berbeda-beda dan hidup berdampingan. Meskipun begitu Singapura masih bisa mempertahankan identitas mereka sendiri.

Berbicara tentang masa depan, Singapura adalah rumah bagi Supertree Grove. Ada pun Supertree Grove adalah pohon yang dapat menyerap panas, memberikan keteduhan, mengumpulkan air hujan dan menghasilkan energi matahari. Berkat sistem transportasi umum yang revolusioner dan efisien, penjelajah waktu dapat menjelajah Singapura dengan cepat dan mudah.

Tempat untuk menginap terletak di kawasan belanja Orchard Road, Hotel Jen Tanglin Singapore modern ini langsung terhubung dengan Tanglin Mall. Hotel ini memiliki dua karyawan robot bernama Jeno dan Jena, yang membantu room service. Robot setinggi satu meter tersebut bisa menggunakan elevator dan bisa menghindari rintangan yang menghadang jalan mereka berkat sensor sensitif.

5. Tombstone, Arizona, Amerika Serikat
Kota satu ini dikenal dengan set Wild West-nya serta bar-bar tua cantik dan roda kayu yang klasik. Tombstone menjadi tempat dimana penjelajah merasakan fantasi kembali ke masa lalu. Jalan-jalan di East Allen akan membawa penjelajah menemukan atraksi-atraksi paling terkenal di kota ini seperti Bird Cage Theater dan OK Corral.

Penjelajah juga bisa mengunjungi bekas tambang perak dengan tantangan harus melewati rute yang berputar-putar.

Beberapa tempat untuk menginap di Tombstone antara lain; Tombstone Monument Guest Ranch. Ini merupakan akomodasi bergaya rustic, yang bisa dicapai hanya dalam waktu 10 menit berkendara dari Tombstone. Akomodasi Tombstone Monument Guest Ranch menawarkan kamar tematik yang nyaman dengan dekorasi Old West. Para dapat menikmati 3 macam hidangan dengan Meat Loaf, ayam, fajitas, steak, iga, dan salmon di restorat Schieffelin.

6. Enkhuizen, Belanda
Enkhuizen adalah kota kecil di daerah Belanda Utara dengan pemandangan pelabuhan tuadan banyaknya kanal dan rumah cantik. Museum terbuka Zuiderzeemuseum, di kawasa pedesaan yang seolah membawa kesan penjelajah telah mengalami perubahan waktu dengan ratusan toko dan rumah otentik.

Penjelajah dapat menikmati kawasan ini dengan mengitari jalan hingga menemukan bengkel-bengkel tua dan merasakan berada di Belanda pada masa lampau.

Ada pun rekomendasi tempat untuk menginap adalah De Oude HBS yang terletak di bekas sekolah yang kini menawarkan apartemen modern menghadap ke gereja tua. Bangunan ini berjarak cukup dekat dengan stasiun kereta Enkhuizen dan Zuiderzeemuseum, juga dekat dari gerbang masuk Drommedaris dan pelabuhan Enkhuizen.

7 Sighioara, Romania
Sighisoara termasuk UNESCO World Heritage Site dan salah satu kota dari abad pertengahan yang paling indah di Eropa. Kota ini adalah tempat lahir Vlad Dracula. Kesan mistik tersebut menjadi harta yang akan membuat penjelajah waktu dari masa lalu terasa seperti singgah ke rumahnya sendiri dengan ragam bangunan historis lain yang penuh warna, gereja-gereja kuno, jalanan berbatu, dan menara-menara indah.

Jangan lewatkan untuk mengunjungi menara jam abad ke-14 dengan museum historik dan balkon untuk menikmati pemandangan yang indah.
Berikut lokasi untuk menginap di Sighioara adalah bangunan bersejarah di sebelah puri abad pertengahan Sighioara, Casa Savri. Bangunan ini menampilkan arsitektur dan dekorasi tradisional Transylvania Saxon.

Kamar dan suite di properti ini memiliki langit-langit berkubah, dan perabotan tradisional. Desain interior lampau menambah kesan penjelah diculik di masa lalu. Selain itu, penjelajah juga akan dibuat takjub dengan dinding-dinding bata dan lantai-lantai kayu.

8. Hahoe Folk Village, Korea Selatan
Hahoe Folk Village yang historik merupakan tempat ideal untuk mempelajari beragam hal mengenai tradisi dan kekayaan budaya Korea. Maklum saja, tempat ini berada di sebuah desa mempertahankan gaya arsitektur kuno.

Sehingga beberapa rumah terbuka untuk umum. Desain bangunan rumah terdiri atas genteng-genteng khas. Untuk melengkapi pengalaman perjalanan kembali ke masa lalu, jangan lupa untuk mencicipi makanan khas daerah di salah satu restoran tradisional di dekat desa.

Berikut rekomendasi tmpat untuk menginap di Hahoe Folk Village yakni Okyeon Jeongsa. Tempat ini terletak di Andong, hanya butuh sedikit wakru berjalan kaki dari Hahoe Folk Village. Di Okyeon Jeongsa menyediakan akomodasi tradisional yang menghadap ke taman. Para tamu dapat membuka pagi mereka dengan makan sarapan khas Asia sebelum kembali ke masa lalu dengan menjelajahi desa.

Demikian 8 destinasi ala perusahaan yang berdiri di Amsterdam ini. Untuk mewujudkan mimpi penjelajah ke 8 kota tersebut, Booking.com siap membawa penjelajah bernostalgia ke masa lampau. Selamat mencoba!

Tag : travelling
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top