Ini Inovasi Layanan Kuliner Terbaru dari Grab

Grab memperkenalkan Kitchen by GrabFood yang terintegrasi di dalam layanan GrabFood.
Agne Yasa | 23 September 2018 04:16 WIB
Grab Bike - Reuters/Iqro Rinaldi

Bisnis.com, JAKARTA – Grab memperkenalkan Kitchen by GrabFood yang terintegrasi di dalam layanan GrabFood.

Layanan ini bertujuan memfasilitasi para merchants Food & Beverages (F&B), baik yang berlokasi di Jakarta maupun luar Jakarta, untuk lebih responsif terhadap permintaan pasar.

Kitchen by GrabFood juga hadir untuk mendekatkan para pelanggan Grab dan penikmat kuliner dengan menu-menu favorit mereka.

Ridzki Kramadibrata, Managing Director Grab Indonesia, mengatakan langkah ini menjawab kebutuhan harian pengguna akan makanan dan minuman favoritnya.

"Kami mempelajari data yang kami miliki dan mengamati hidangan-hidangan makanan tertentu yang paling diminati oleh para penikmat kuliner berdasarkan rating atau yang paling sering dipesan dan mengajak untuk dapat bergabung dalam Kitchen by GrabFood.Makanan dan merchant ini tidak hanya berasal dari dalam kota bahkan bahkan makanan yang berasal dari luar kota," jelasnya.

Berdasarkan data internal yang dihimpun dari layanan GrabFood, para penikmat kuliner di wilayah tertentu seringkali mengalami kesulitan dalam menikmati menu makanan dan minuman favorit mereka akibat kurang memadainya konsentrasi jumlah merchants di wilayah tersebut.

Hal ini menimbulkan kesenjangan antara permintaan dan pasokan, sehingga menyebabkan waktu tunggu pesanan yang lama karena mitra pengemudi GrabFood harus menempuh jarak yang jauh untuk menjangkau merchants terkait.

Untuk menjembatani kesenjangan ini, Grab bekerja sama dengan operator food court yang telah memiliki perizinan terkait, dan mengajak para merchants unggulan GrabFood untuk bergabung dalam Kitchen by GrabFood.

Sebagai langkah awal, Kitchen by GrabFood resmi beroperasi di Kedoya, Jakarta Barat pada Jumat, 21 September 2018 dengan menggandeng 6 merchant unggulan yang tergabung dalam Kitchen byGrabFood, yaitu Pondok Sate Pak Heri (Jakarta), Sop Buntut Ibu Samino(Jakarta), Calais Bubble Tea (Jawa, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Papua), Warung Bhakti (Jakarta), Warung Anugrah Bawakaraeng(Makassar), dan Gudeg Yu Djum (Yogyakarta).

Melalui Kitchen by GrabFood, para pelanggan Grab dan penikmat kuliner dapat menjangkau makanan dan minuman favorit mereka dengan waktu pemesanan yang lebih singkat dan biaya pengiriman yang lebih terjangkau melalui aplikasi GrabFood.

“Saat ini kami sedang mengembangkan rencana ekspansi kami ke kota-kota lain.Tentunya pertimbangan ekspansi akan berfokus pada pemberian manfaat kepada pelanggan dan merchant kami sehingga para pecinta kuliner yang tersebar di Indonesia juga dapat menikmati pilihan makanan yang lebih luas dari merchants unggulan kami,” katanya.

Selain itu, Kitchen by GrabFood turut menggandeng Moka, startup Indonesia penyedia layanan point-of-sale berbasis komputasi awan, sebagai sponsor untuk sistem pembayaran terpusat di lokasi Kitchen by GrabFood.

Haryanto Tanjo, CEO & Co-Founder Moka mengatakan Kitchen by GrabFood membantu bisnis kecil dan menengah untuk memperluas usahanya tanpa memerlukan investasi modal di depan.

"Kami sangat senang bisa mendukung inisiatif ini dengan menyediakan sistem point-of-sale yang sudah terintegrasi dengan pembayaran digital OVO," katanya.

Saat ini,layanan GrabFood tersedia di 30 kota di seluruh Indonesia, termasuk Jabodetabek, Surabaya, Bandung, Bali, Makassar, Medan, Palembang, Semarang, Yogyakarta, dan Balikpapan.

Tag : grab indonesia
Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top