Meriahnya Festival Pinisi IX di Kabupaten Bulukumba

Kabupaten Bulukumba dikenal dengan keindahan pantainya. Beragam event wisata pun digelar untuk menarik kunjungan wisatawan, salah satunya, Festival Pinisi.
Andini Ristyaingrum | 14 September 2018 10:07 WIB
Bupati Bulukumba, Andi Sukri Sappewali menjelaskan kepada wisatawan tentang Festival Pinisi yang sudah masuk dalam kalender pariwisata nasional, menjadi event wisata andalan di Bulukumba dan digelar kesembilan kalinya tahun ini. (Andini Ristyaingrum - Bisnis)

Bisnis.com, MAKASSAR - Kabupaten Bulukumba dikenal dengan keindahan pantainya. Beragam event wisata pun digelar untuk menarik kunjungan wisatawan, salah satunya, Festival Pinisi.

Festival yang sudah masuk dalam kalender pariwisata nasional itu merupakan salah satu event wisata andalan di Bulukumba yang sudah digelar ke sembilan kalinya.

Bupati Bulukumba, Andi Sukri Sappewali mengatakan masuknya Festival Pinisi dalam 100 event terbaik pariwisata di Indonesia menunjukkan hasil kerja keras jajaran daerah yang akhirnya mendapat respons baik dari Kementerian Pariwisata.

"Ini merupakan sinergitas bersama, upaya pemerintah dan masyarakat dalam melaksanakan Festival Pinisi akhirnya mendapat respons baik dari pemerintah pusat, khususnya Kementerian Pariwisata," jelas Andi Sukri.

Dia berharap capaian ini bisa dipertahankan, dan berkomitmen mengevaluasi segala kekurangan yang ada. Diketahui, pada Desember 2017 lalu, Pinisi berhasil masuk sebagai warisan budaya takbenda oleh Unesco.

Hak cipta pembuatan perahu Pinisi juga telah dimiliki oleh masyarakat Bulukumba. Saat ini, tugas pemerintah daerah adalah mengurus Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) perahu Pinisi.

"Perahu pinisi tidak hanya menjadi kebanggaan kami, tapi seluruh masyarakat Sulsel. Kita bisa membuktikan bahwa pinisi lahir sebagai kekayaan budaya Bulukumba sebagai daerah maritim," jelasnya.

Untuk pengembangan pariwisata, Pemkab Bulukumba juga akan berkolaborasi dengan daerah lain. Rencananya kolaborasi itu akan dilakukan dengan Kabupaten Badung dan Kepulauan Selayar.

"Kabupaten Badung mendapatkan pemasukan Rp5,7 triliun dari sektor pariwisata. Kita akan kemas paket, wisatawan Badung ke Selayar, kemudian ke Bulukumba," papar Andi Sukri.

Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman yang hadir membuka acara menyampaikan optimistimenya terhadap pertumbuhan pariwisata Bulukumba. Dia menyatakan Bulukumba dinilai bisa menyaingi pariwisata Bali.

"Semoga segala kebutuhan pendukung bisa diprioritaskan. Apalagi wisata adalah salah satu lima program unggulan Prof Andalan," ungkapnya.

Dia menjelaskan untuk menumbuhkan geliat pariwisata di suatu daerah harus ada sistem informasi dan publikasi yang terkoneksi. Di mana, sebaiknya ada aplikasi lengkap mengenai destinasi wisata, fasilitas, hingga biaya yang dibutuhkan.

"Kami juga sedang mengkaji untuk bandara wisata Bulukumba. Karena kalau bandara untuk perhubungan umum itu sudah tidak bisa, maka harus bandara wisata," ujar Andi Sudirman.

Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata  Kementrian Pariwisata untuk Sulawesi, Novrida mengapresiasi masyarakat dan pemkab yang telah berhasil melaksanakan event Festival Pinisi ini. Ia menjelaskan, untuk masuk dalam 100 Wonderfull Event, ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi.

"Kriterianya antara lain, diselenggarakan rutin dengan jadwal tetap, tersosialisasi luas melampaui batas regionalnya, pengunjung melewati batas wilayah, mendatangkan turis mancanegara," jelas Novrida.

Selaim itu syarat lain yang perlu dipenuhi yaitu event tersebut harus diselenggarakan profesional, didukung aksesibilitas dan amenitas, dan event juga harus unik dan brand khusus. (k36)

Tag : pariwisata, pinisi
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top