Pertama Kali, Jakarta Eat Festival Digelar

Ingin menikmati akhir bulan dengan wisata kuliner? Tidak ada salahnya Anda mengunjungi Jakarta Eat Festival. Festival yang baru pertama kali digelar oleh Femina Group ini diadakan pada 30 Agustus –2 September 2018 di Gandaria City, Jakarta.
Eva Rianti | 30 Agustus 2018 20:34 WIB
Aneka makanan khas Betawi - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA –  Ingin menikmati akhir bulan dengan wisata kuliner? Tidak ada salahnya Anda mengunjungi Jakarta Eat Festival.

Festival yang baru pertama kali digelar oleh Femina Group ini diadakan pada 30 Agustus –2 September 2018 di Gandaria City, Jakarta. 

Di festival yang diramaikan oleh lebih dari 40 tenan tersebut, Anda bisa menikmati sejumlah menu makanan kekinian yang sehat dan unik, sehingga siap untuk memanjakan lidah Anda. Tidak hanya bisa menjajal beragam kuliner, Anda juga bisa mendapatkan banyak ilmu dari beragam talk show seputar dunia makanan.

Presiden Director Jakarta Eat Festival Svida Alisjahbana mengatakan bahwa Jakarta Eat Festival didesain menjadi sebuah ruang dialog untuk memajukan makanan Nusantara.  

“Ini [Jakarta Eat Festival] ruang dialog untuk memajukan makanan Indonesia, berkumpulnya para foodiest, foodpreneurs,  foodnewby, industri makanan, juga industri berkebun dan bercocok tanam makanan,” ujarnya dalam konferensi pers di Gandaria City Jakarta, Kamis (30/8/2018).

Dilansir dari website resminya, festival tersebut bakal menghadirkan beragam tema talk show, di antaranya The Rise of Healthy Food in Jakarta, Eating Clean, The Hit Makers Secret, The Coffee Megatrend Coffe, dan Indonesia Spice Up The World.

Selain talk show juga ada workshop roasting class, cooking demo, dan baking demo, serta food edutainment.  

Svida menjelaskan bahwa festival tersebut berkaca dari suksesnya Jakarta Fashion Week yang terus bergulir di setiap tahunnya dan telah berjalan dalam sepuluh tahun terakhir. Festival ini dinilainya mampu mempengaruhi fesyen Indonesia dan membawanya ke dunia.

“Saya inginkan Jakarta Eat Festival ini tidak sepanjang sepuluh tahun, tetapi benar-benar bisa membawa tren makanan Indonesia dari sini ke dunia,” ujarnya.

Tag : kuliner
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top