Nomad Hostel Kemang Solusi bagi Backpacker

Archipelago International memberi solusi bagi backpacker dengan menyediakan penginapan berharga murah di kawasan Jakarta Selatan yaitu Nomad Hostel Kemang.
Finna U. Ulfah | 17 Agustus 2018 19:07 WIB
Turis mancanegara di Bali - Antara

Bisnis.com, JAKARTA – Archipelago International memberi solusi bagi backpacker dengan menyediakan penginapan berharga murah di kawasan Jakarta Selatan yaitu Nomad Hostel Kemang.

"Nomad Hostel Kemang dirancang untuk mengakomodasi melonjaknya kebutuhan backpacker beranggaran minimal yang mencari akomodasi ramah untuk berbagi dengan wisatawan lainnya yang berpikiran sama," ujar President dan CEO Archipelago International John Flood dalam keterangan resmi yang diterima Bisnis, Jumat (17/8/2018).

Nomad Hostel Kemang dilengkapi dengan 192 pod yang dibagi menjadi empat tipe kamar, yaitu kamar dengan 10 pod, kamar dengan 14 pod, kamar dengan 16 pod, dan kamar dengan 20 pod.

Pod yang disediakan Nomad bukan seperti pod kapsul seperti pod biasanya melainkan seperti tempat tidur tingkat tetapi masih menjamin tingkat privasi konsumen seperti pod kapsul.

Nomad Hostel juga memisahkan kamar tamu di lantai yang berbeda berdasarkan gender, yaitu lantai satu untuk tamu pria dan lantai dua dikhususkan hanya untuk tamu wanita.

Selain itu, Nomad Hostel juga menyediakan fasilitas lainnya termasuk kamar mandi, area umum, kolam renang, dan layanan binatu dengan koin.

“Kemang adalah tentang semua hal terbaik yang ditawarkan Jakarta, mulai dari tempat makan siang, tempat kencan, tempat berkumpul setelah bekerja, pusat perbelanjaan, dan bahkan tempat hiburan malam. Kemang merupakan lokasi yang ideal untuk meluncurkan brand baru kami. Archipelago International sangat bersemangat untuk melihat perkembangan Nomad Hostels di Indonesia," papar John.

Archipelago Internasional adalah salah satu operator hotel di Indonesia yang menaungi delapan merek hotel, condotel, resort, dan suite yang mencakup lebih dari 18.000 kamar dan apartemen di bawah manajemen untuk pemilik properti di Indonesia, Filipina, dan Malaysia.

Delapan brand tersebut, yaitu Fave Hotel, Neo Hotel, Aston, Quest Hotel, Harper, The Alana, Nomad Hostels, dan Kamuela.

Sementara itu, Head of Advisory Jones Lang Lasalle (JLL) Indonesia Vivin Harsanto mengatakan munculnya banyak hostel bertema unik tidak akan menggeser keterisian hotel berbintang.

“Tidak akan mempengaruhi, kalaupun ada mungkin tidak drastis pengaruhnya karena dari perbedaan demografi dan tipologinya saja terlalu jauh,” ujar Vivin.

Vivin mengatakan hostel bertema lebih menawarkan tren dan pengalaman yang biasanya lebih disukai oleh generasi milenial berbeda dengan fasilitas yang ditawarkan hotel berbintang.

 

 

Tag : hotel, pariwisata, kemang
Editor : Rahayuningsih

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top