Gempa Lombok, Begini Situasi di Kawasan Wisata Gili Trawangan

Situasi di Gili Trawangan pada saat ini tetap berangsur normal dan tidak ada eksodus wisatawan keluar.
Feri Kristianto | 29 Juli 2018 11:59 WIB
Foto udara gugusan pulau Tiga Gili (dari kiri ke kanan, Gili Trawangan, Gili Meno dan Gili Air) di pesisir pantai Desa Gili Indah, Kecamatan Pemenang, Tanjung, Kabupaten Lombok Utara, NTB, Jumat (20/1/2012). - Antara

Bisnis.com, DENPASAR—Situasi di kawasan wisata Gili dan Pantai Senggigi dipastikan tetap aman terkendali dan tidak terdampak signifikan setelah terjadinya gempa yang berpusat di Timur Laut Lombok Utara.

Ketua Asosiasi Hotel di Gili Trawangan, Vicky Hanoi menyatakan tidak ada kerusakan parah dialami oleh hotel-hotel. Dia menegaskan wisatawan juga sudah diimbau untuk tetap tenang karena pusat gempa jauh dari objek wisata andalan Pulau Lombok ini.

“Di sini dan Senggigi tetap terkendali, ada kalau pot jatuh akibat gempa tetapi tidak ada dampak signifikan,” jelasnya dihubungi dari Denpasar, Minggu (29/7/2018).

Vicky menuturkan situasi di Gili Trawangan pada saat ini tetap berangsur normal dan tidak ada eksodus wisatawan keluar. Dia mengaku saat ini belum ada laporan apakah ada tamu hotel di Gili Trawangan yang terjebak di kawasan Gunung Rinjani.

Gempa bumi berkekuatan 6,4 SR mengguncang Pulau Lombok, Sumbawa dan Bali serta setidaknya mengakibatkan 10 orang meninggal dunia. Akibat gempa ini, jalur pendakian ke Gunung Rinjani ditutup karena adanya material longsoran. Ratusan wisatwan domestik dan mancanegara yang berada di lokasi juga akan dievakuasi.

Sementara itu, data dari Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG menunjukkan telah terjadi 72 gempabumi susulan (aftershock) dengan Magnitudo terbesar M=5,7 pada pukul 09.16 WIB dan 5 diantaranya adalah gempa dirasakan. Kepada masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya

 

Tag : gempa
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top