Menikmati Menu Western dengan Nuansa Pantai di Dalam Mal

Menikmati kuliner dengan nuansa pantai di tengah pusat perbelanjaan merupakan sebuah keunikan tersendiri. Itulah yang di suguhkan Bottlenose Shack, sebuah resto dengan sajian ala western di Central Park, Jakarta Barat.
Mia Chitra Dinisari | 27 Juli 2018 10:59 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Menikmati kuliner dengan nuansa pantai di tengah pusat perbelanjaan merupakan sebuah keunikan tersendiri. Itulah yang di suguhkan Bottlenose Shack, sebuah resto dengan sajian ala western di Central Park, Jakarta Barat.

Memilih konsep summer vibes, resto ini ingin membawa suasana pantai kepada setiap pengunjung yang datang untuk bersantap sambil ditemani gemericik air dan alunan dari live music.

Menu yang ditawarkan merupakan sentuhan bumbu dari Eropa hingga America Latin dengan bumbu kreasi sendiri dan disesuaikan dengan lidah masyarakat Indonesia untuk menjadi signature.

Contohnya seperti Croffles yang merupakan salah satu inovasi menu yang telah berhasil diciptakan oleh Bottlenose Shack. Croffles adalah adonan croissant yang berbentuk Waffle.

Di restoran ini, mereka menawarkan dua jenis croffles yakni Croffles El Brunch sebagai Croffles savory dan Croffles Creme Brulle sebagai Croffles sweet.

Selain Croffles, menu andalan Bottlenose Shack yang lain adalah Lemon Rice dengan berbagai Variasi topping seperti Tuna Spicy Lemon Rice, Grilled Chicken Cajun Lemon Rice, Meat Taco Lemon Rice, Taco Cheese Rice dan Slice Steak Fajita Lemon Rice.

Soal harga, mengingat keberadaannya di tengah pusat perbelanjaan kelas A di Jakarta Barat, menu-menu yang disajikan Bottlenose Shack terbilang terjangkau, yakni mulai dari Rp40.000 hingga Rp90.000.

"Nama 'Bottlenose' itu sendiri diambil dari jenis ikan lumba-lumba, dimana diketahui bahwa ikan lumba-lumba memiliki intelegensi yang tinggi dan juga memiliki karakter yang baik, mudah bersosialisasi dalam sebuah kelompok dan beradaptasi dengan alam dan lingkungan sekitar," ungkap Mellisa Saputra Winata, selaku pemilik resto Bottlenose Shack.

Seperti halnya ikan lumba-lumba, lanjutnya, kami pun berharap agar kami dapat beradaptasi dengan perkembangan bisnis dan menyesuaikan dengan keinginan para customers kami.

Resto ini sebelumnya juga pernah berdiri di kawasan Grogol dengan nama Bottlenose dan berada didalam sebuah Container. Container dan mural menjadi keunikan yang dibawa ke Central Park Mall.

Kini resto yang beroperasi mulai jam 11.00 - 23.00 WIB itu hadir kembali dengan nama Bottlenose Shack dan diharapkan mampu berkompetisi dan selalu berinovasi, dari segi produk, pelayanan dan menciptakan konsep unik disertakan dengan Brand Character yang kuat.

"Kami menambahkan kata 'shack' yang artinya gubuk atau pondok sehingga kesan pantai dan summer akan terasa sehingga konsep restaurant kami yang sekarang lebih terasa young and fresh," tambah Mellisa.

 

Tag : kuliner
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top