8 Fakta tentang Kafe Milik Orang Indonesia “KOI “ di Sydney

8 Fakta tentang Kafe Milik Orang Indonesia KOI di Sydney
Maria Yuliana Benyamin | 13 Juni 2018 04:18 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Nama KOI Dessert Bar, kafe yang berlokasi di Kensington Street, Chippendale, Sydney, cukup popular di kalangan pencinta kuliner.

Tak hanya masyarakat setempat, kafe tersebut juga ramai dikunjungi turis yang datang ke Sydney.

Berikut 8 fakta tentang kafe tersebut:

1. Milik orang Indonesia.

Kafe tersebut dijalankan oleh Poernomo bersaudara, yakni Ronald Poernomo, Arnold Poernomo, dan Reynold Poernomo. Ketiga kakak beradik ini lahir dari pasangan Junarmo Poernomo (Surabaya) dan Boyke Malada atau Ike Malada (Kupang).

2. Perintisnya adalah juri MasterChef Indonesia dan jebolan MasterChef Australia.
Arnold Poernomo dan Reynold Poernomo bukanlah nama asing di industri kuliner baik di Tanah Air maupun di luar negeri. Nama Chef Arnold mulai dikenal di Tanah Air setelah muncul menjadi bintang tamu dalam MasterChef Indonesia musim ke-2. Popularitasnya pun kian melambung setelah didapuk menjadi juri MasterChef Indonesia musim ke-3 pada 2013 menggantikan Chef Juna.
Adapun, Reynold Poernomo merupakan jebolan MasterChef Australia musim ke-7 pada 2015. Dia mendapat julukan The King of Dessert.

3. Akronim dari ‘Kids of Ike’.
Tidak sedikit orang Indonesia yang berkunjung ke kafe ini yang mengira bahwa KOI adalah nama ikan. Sesungguhnya, nama KOI berasal dari akronim Kids of Ike. Ike Malada adalah ibu dari Poernomo bersaudara tersebut.

4. Berawal dari garasi rumah.
Kesuksesan Apple berawal dari garasi rumah. Di garasi itulah, Steve Jobs dan Steve Wozniak menciptakan komputer Apple pertama kali. Demikian pula dengan KOI Dessert Bar.
Bisnis ini sesungguhnya berawal dari bisnis Ike Malada di garasi kecilnya pada 2012. Usaha ini pun mulai dirintis secara serius oleh ketiga anaknya pada 2015.

5. Dimulai dengan modal AUD$300.
KOI kini berkembang menjadi salah satu kafe yang ramai pengunjung, dan namanya dikenal luas. Namun, bisnis yang bermula dari garasi kecil di rumah Ike Malada ini sesungguhnya bermula dari bisnis kecil dengan modal hanya AUD$300 atau sekitar Rp3,1 juta (AUD$1 = Rp10.600). Nah, jika dibandingkan dengan nilai tukar dolar Australia terhadap rupiah pada saat itu atau 2012, tentu nilainya lebih kecil kan…

6. Bertetangga dengan Spice Alley.
Spice Alley adalah surga bagi pencinta bagi makanan Asia. Di sini, tersedia enam makanan-makanan khas enam negara di Asia (Jepang, Vietnam, Singapura, Thailand, Malaysia, dan Kanton). Lokasi yang berdekatan ini membuat KOI juga ramai dikunjungi orang Asia.

7. Instagramable
Ragam dessert di KOI sangat cantik dan menarik dari sisi tampilan. Untuk fruit cake, misalnya, tampilannya bak buah asli. Bagi Anda pencinta fotografi kuliner yang ingin menambah koleksi foto di Instagram Anda, tempat ini bisa jadi salah satu tujuan Anda. Dijamin, Anda bakal menemui objek foto yang sangat menarik.

8. Menyajikan dessert cantik nan lezat.
Fakta terakhir ini tentu sudah tak diragukan lagi. Kafe tersebut menyajikan ragam dessert dengan warna dan bentuk yang menggemaskan.

Tag : kuliner
Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top