Jelajah Jawa-Bali 2018: Potensi Ekowisata 'Instagramable' Membentang di Jalur Selatan

Tim Jelajah Jawa Bali yang menyusuri jalur Pantai Selatan Jawa menemukan potensi ekowisata besar yang masih terpendam.
Tim Jelajah Jawa-Bali 2018 | 10 Juni 2018 16:20 WIB
Antrean panjang kendaraan memadati jalur selatan lingkar Gentong, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Kamis (29/6). - ANTARA/Adeng Bustomi

Bisnis.com, WATES - Tim Jelajah Jawa Bali yang menyusuri jalur Pantai Selatan Jawa menemukan potensi ekowisata besar yang masih terpendam.

Sepanjang perjalanan tim disambut oleh panorama alam yang masih asri dan memukau tapi justru Terganggu oleh bertebarannya spanduk kampanye yang tidak ada kaitannya dengan promosi ekowisata wilayah.

Padahal pemudik yang melintasi jalur Selatan Jawa beruntung disuguhi lokasi-lokasi ekowisata yang banyak tersebar seperti pantai, gua, dan outbond yang potensial jadi destinasi wisata mudik.

Kurangnya promosi wisata kuliner lokal juga harus menjadi perhatian serius, karena berkaca dari tren yang sedang terjadi pemudik pasti tertarik dengan sesuatu yang khas di wilayah yang mereka lewati.

Selain itu, sepinya peminat pemudik di posko-posko yang disediakan, membuat pemudik sering kali tidak notice dengan keberadaan ekoswisata tersebut. Sehingga banyak pemudik yang malah memilih pom bensin untuk melepas kepenatan perjalanannya.

Padahal di posko mudik yang disediakan oleh banyak pihak menawarkan lebih banyak fasilitas yang dapat membuat pemudik dapat beristirahat dengan tenang dan nyaman.

Sebenarnya, Pansela menyimpan potensi ekonomi yang besar untuk digarap. Terutama pada sektor ekowisata.

Dengan keputusan pemerintah memberikan waktu libur yang panjang, sebenarnya ada banyak waktu kosong yang dapat dihabiskan oleh pemudik sebelum sampai ke kampung halaman.

Pansela menawarkan panorama yang memukau dengan hamparan sawah, pegunungan dan hutan pinus yang instagramable. Hal ini adalah kunci untuk bisa menghidupkan denyut perekonomian.

Sayangnya, sektor ini kurang diperhatikan sehingga momentum lebaran kali ini potensi ekowisata tidak bisa dimaksimalkan untuk meraih cuan, cuan dan cuan.

Dengan pengembangan sektor ekowisata dan promosi yang baik, potensi ekonomi jalur pansela akan dapat terselamatkan juga bisa bersaing dengan jalur pantura.

Keputusan pemerintah untuk membangun jalan tol dari jakarta sampai surabaya, membuat jalur pansela tidak lagi diminati oleh pemudik dan menjadi lesu.

Apabila kondisi tersebut terus dilanjutkan, niscaya pansela tidak lagi meraup cuan pada momentum hari raya lebaran. Ekowisata dan instagramable adalah kunci!

Sumber : Tim Jelajah

Tag : Mudik Lebaran 2018
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top