Merapi Batuk-Batuk, Paket Wisata Jip Tak Surut Permintaan

Meski Gunung Merapi kembali mengalami letusan freatik, tapi minat para pelancong menikmati wisata jip di kawasan gunung tersebut justru tidak surut.
JIBI | 21 Mei 2018 14:32 WIB
Pengendara melintas di jalur Boyolali-Magelang berlatar belakang letusan freatik Gunung Merapi di Cepogo, Boyolali, Jawa Tengah, Jumat (11/5/2018). - ANTARA/Aloysius Jarot Nugroho

Bisnis.com, JAKARTA -- Meski Gunung Merapi kembali mengalami letusan freatik, tapi minat para pelancong menikmati wisata jip di kawasan gunung tersebut justru tidak surut.

Seperti diketahui, pada Jumat (11/5/2018) Merapi sempat mengalami letusan freatik dan cukup membuat warga sekitar waspada. Letusan yang sama, meski tak sebesar pekan lalu, kembali terjadi Senin (21/5). 

Letusan kali ini juga mengakibatkan hujan abu tipis di sekitar wilayah lereng. Petugas juga masih mensterilisasi area dari aktivitas pendakian hingga radius 2 kilometer (km) dari puncak.

Namun, para pelancong masih bisa menikmati wisata jip di sekitarnya.

"Layanan jeep wisata masih jalan terus,” ujar Koordinator Koperasi Jeep Wisata Sheeva Plateau Merapi Arief Prihantoro, seperti dilansir Tempo, Senin (21/5).

Dia menuturkan pasca letusan freatik pada pekan lalu, pengunjung yang menggunakan jasa wisata ini malah membludak. Padahal, saat itu dampak hujan abu cukup besar.

“Kalau sebelumnya rata-rata harian 80-100 trip, habis Merapi meletus kemarin malah rata-rata bisa 120-160 trip,” sebut Arief.

Tetapi, jumlah pengunjung selama bulan puasa mengalami penurunan. Sekarang, aktivitas wisatawan yang menggunakan wisata jip Merapi rata-rata sebanyak 10-20 trip per hari.

Untuk mendongkrak kunjungan, para pengelola membuat promo buka bersama bernama ‘Ngabuburit Trip’ bagi wisatawan.

“Untuk paket buka bersama hanya perlu tambah Rp50.000 sudah dapat paket menu berbuka untuk empat orang di lokasi jalur wisata jip,” ungkapnya.

Sumber : Tempo

Tag : gunung merapi
Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top