Bom Surabaya Tak Pengaruhi Kunjungan Turis Mancanegara ke Batam

Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Perusahaan Perjalanan Indonesia (Association of Indonesian Tours and Travel Agencies) Kepulauan Riau memastikan tidak ada wisatawan mancanegara yang membatalkan kunjungannya ke wilayah setempat pasca-teror bom bunuh diri di Surabaya.
Newswire | 15 Mei 2018 11:04 WIB
Pemandangan di satu sudut Kota Batam. - Dok. Kementerian Pariwisata

Bisnis.com, BATAM - Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Perusahaan Perjalanan Indonesia (Association of Indonesian Tours and Travel Agencies) Kepulauan Riau memastikan tidak ada wisatawan mancanegara yang membatalkan kunjungannya ke wilayah setempat pasca-teror bom bunuh diri di Surabaya.

"Sampai saat ini belum ada grup (wisman) yang 'cancel'," kata Ketua DPD Asita Kepri, Andika di Batam, Selasa (15/5/2018).

Perusahaan-perusahaan yang tergabung dalam Asita menjual paket kunjungan wisata ke Batam dalam grup-grup wisman.

Biasanya, setiap akhir pekan, ratusan, bahkan ribuan wisman datang ke Batam melalui Singapura dan Malaysia, menggunakan paket tersebut.

Senada dengan ketuanya, Sekjen Asita Kepri, Febriansyah menyatakan kunjungan wisman ke Kota Batam berjalan normal.

"Kunjungan wisman berjalan normal, sejauh ini tidak ada pengaruh," kata Febrianyah.

Ia menegaskan, hingga kemarin, Singapura dan negara lainnya tidak mengeluarkan travel warning, juga travel advice bagi warganya untuk berkunjung ke Batam.

"Lokasinya jauh dari kita. Kami yakin petugas keamanan juga sudah siap. Aparat sudah mengantisipasi," kata dia.

Pengelola Pelabuhan Internasinal Sekupang, Jumarly mengungkapkan hingga saat ini tidak perubahan kunjungan di pelabuhan.

Ia menyebut pada akhir pekan kemarin, tidak ada yang berubah. Ribuan wisatawan asal Singapura tetap melakukan perjalanan ke Batam.

"Dari daftar kunjungan semua masih sama. Kejadian berlangsung hari Minggu tidak memberikan dampak terhadap kedatangan mereka," kata Jumarly.

Begitu pula hari ini, jumlah wisman yang datang juga tetap normal, seperti Senin biasa.

"Yang datang paling mereka yang bekerja di Batam seperti petinggi perusahaan. Ada juga beberapa wisatawan yang ingin berlibur ke resort mewah dekat Karimun sana," kata dia.

Sumber : Antara

Tag : pariwisata, bom
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top