Wine & Cheese Expo JFFF 2018: Tawarkan Varian Seharga Hingga Rp7 Juta

Wine & Cheese Expo di arena Jakarta Fashion and Food Festival, La Piazza, Mal Kelapa Gading, Jakarta, resmi dibuka untuk umum sejak Jumat (6/4) dan baru akan berakhir pada 29 April mendatang.
Yoseph Pencawan | 09 April 2018 07:18 WIB
Suasana Wine & Cheese Expo di ajang Jakarta Fashion and Food Festival 2018 di La Piazza, Mal Kelapa Gading. - JIBI/Yoseph Pencawan

Bisnis.com, JAKARTA - Wine & Cheese Expo di arena Jakarta Fashion and Food Festival, La Piazza, Mal Kelapa Gading, Jakarta, resmi dibuka untuk umum sejak Jumat (6/4) dan baru akan berakhir pada 29 April mendatang.

Event ini menghadirkan aneka wine, keju, hingga coklat dari para produsen dan distributor terbaik dari dalam maupun luar negeri. Di dalam lokasi pameran juga terdapat meja dan tempat duduk sehingga pengunjung dapat menikmati langsung wine atau produk keju dan coklat, sambil bersantai.

Adfa Tarishi, Staff Purchasing PT Batavia Wine International menuturkan pihaknya sudah mengikuti pameran ini sejak awal bergelut di perdagangan wine lebih dari lima tahun lalu. Secara umum, produk-produk yang dibawa pada expo kali ini hampir sama dengan yang mereka tampilkan pada tahun-tahun sebelumnya.

"Cuma untuk expo tahun ini kami melakukan penambahan, tambahannya produk wine dari Portugal dan sparkling dari Italia," ujarnya saat ditemui di sela-sela Wine & Cheese Expo, Minggu (8/4/2018).

Pihaknya sendiri lebih banyak menampilkan produk-produk lokal yang diproduksi di Bali. Produk-produk wine tersebut diproduksi di Pulau Dewata, mulai dari perkebunan sampai pengolahannya. Sedangkan produk impor berasal dari Jerman, Italia dan Prancis.

"Kalau kisaran harganya yang paling rendah dari Bali, mulai dari Rp300 ribuan. Untuk yang agak mahal dari Jerman, karena varietas anggurnya dipilih dari yang paling manis, rasa winenya juga manis, harganya sekitar Rp900 ribu."

Namun demikian, pihaknya mematok potongan harga hingga 15% selama pameran berlangsung untuk semua jenis produk yang ditampilkan. Dan menurutnya, dibandingkan dengan jenis wine yang lain, Ludisia dan Moscato akan lebih cepat laku, seperti event sebelumnya.

Sementara stand wine milik PT Danisa Texindo menawarkan berbagai ragam wine impor mulai dari yang biasa sampai level premium. Menurut penjaga stand, Christina Pasaribu, pihaknya memasok wine dari Peru, AS, Spanyol, Chili, Afrika Selatan, Italia dan Prancis.

"Yang paling murah harganya Rp370 ribu dan paling mahal ada yang Rp7 juta per botol," ujarnya.

Wine dengan harga relatif mahal tersebut kata dia adalah level premium. Wine dari Prancis ini juga merupakan produk termahal di antara seluruh wine yang mereka bawa pada pameran ini. Bahkan, ujarnya, bisa jadi juga merupakan wine termahal pada event tersebut.

 

 

Tag : pameran, wine, jakarta fashion & food festival
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top