Simak Pemikiran Chef Wongso untuk Kuliner Nusantara

Promosi kuliner Indonesia di luar negeri dapat menjadi salah satu cara memperkenalkan budaya Indonesia.
Thomas Mola | 27 Maret 2018 18:32 WIB
Ilustrasi - Peserta mengikuti Festival Rendang di kawasan GOR Agus Salim, Padang, Sumatera Barat, Selasa (6/2). Sebanyak 134 orang mengikuti festival memasak rendang tersebut dalam rangka memeriahkan Hari Pers Nasional 2018. ANTARA FOTO - Iggoy el Fitra

Bisnis.com, JAKARTA - Promosi kuliner Indonesia di luar negeri dapat menjadi salah satu cara memperkenalkan budaya Indonesia. Kuliner Indonesia di luar negeri dapat dilakukan tanpa menghilangkan orisinalitas rasa.

Chef William Wongso mengatakan cita rasa makanan khas Indonesia dapat menjadi salah faktor pemantik wisatawan mancanegara berkunjung ke Indonesia.

“Diplomat harus memiliki sensibilitas dan pengetahuan akan adat dan kebudayaan di negara setempat,” paparnya dalam keterangan resmi, Selasa (27/3/2018).

Penegasan itu disampaikan Wongso ketika memberikan paparan Diplomasi Kuliner Indonesia kepada diplomat muda peserta Sekolah Staf Dinas Luar Negeri (Sesdilu) Angkatan ke-60.

Dia mencontohkan masakan rendang dapat dijadikan sebagai ujung tombak diplomasi kuliner Indonesia karena kompleksitas variasi dan rasa. Selain memiliki lebih dari 120 jenis, masakan khas Sumatra Barat ini juga ditahbiskan CNN sebagai masakan paling enak di dunia.

Menurutnya, kuliner Indonesia pada dasarnya dapat diberikan sentuhan modern yang disesuaikan dengan kebiasaan setempat.

Sebagai contoh, Chef Wongso pernah mencoba mempromosikan rendang Sumatra Barat di Namibia menggunakan daging daging antelop jenis Kudu, Oryx, Eland, dan Wildebeest yang biasa disantap masyarakat setempat.

Terkait dengan strategi pemasaran diplomasi kuliner, Chef Wongso menegaskan Indonesia perlu belajar dari kesuksesan beberapa negara tetangga. Kuliner Indonesia sudah sejak lama dibawa ke mancanegara oleh diaspora Indonesia, tetapi belum banyak dikenal.

“Faktor penyebabnya antara lain kurang berperannya diaspora Indonesia, minimnya pasokan bumbu asli Indonesia, dan belum adanya kebijakan diplomasi kuliner yang komprehensif,” paparnya.

Chef Wongso menuturkan di Asia, India dan Vietnam menjual paket wisata kuliner unik tempat para wisatawan asing dapat menjelajah beragam street food (jajanan kaki lima) dengan menggunakan motor. Sayangnya, paket wisata seperti ini tampaknya belum pernah digarap di Indonesia.

Dia merekomendasikan restoran Indonesia yang sudah ada di luar negeri dapat diberdayakan dengan menyuguhkan 30 ikon kuliner tradisional Indonesia yang sudah ditetapkan oleh Kementerian Pariwisata sejak 2013.

Tag : kuliner, chef, masakan nusantara
Editor : Yusuf Waluyo Jati

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top