Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Qatar Siap Tanam Modal di Mandalika

Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika menarik minat investor Qatar untuk menanamkan modalnya.
Eka Chandra Septarini
Eka Chandra Septarini - Bisnis.com 25 Maret 2018  |  11:58 WIB
Sejumlah wisatawan berada di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika di Pantai Mandalika, Kuta, Praya, Lombok Tengah, NTB, Selasa (10/10).  - Antara
Sejumlah wisatawan berada di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika di Pantai Mandalika, Kuta, Praya, Lombok Tengah, NTB, Selasa (10/10). - Antara

Bisnis.com, MATARAM -- Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika menarik minat investor Qatar untuk menanamkan modalnya.

Delegasi Qatar dipimpin CEO Qatar Investment Authority (QIA), Sheikh Abdullah Bin Muhamed Bin Saoud Al Thani didampingi 3 orang staf telah mengadakan pertemuan membahas tindak lanjut kerja sama dengan Indonesia.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) NTB Lalu Gita Ariadi mengatakan QIA tertarik berinvestasi di tiga area. Ketiga area itu adalah di lokasi rencana pembangunan marina, lokasi pengembangan golf, dan lokasi luxury area untuk perhotelan di sisi timur kawasan.

"Tidak hanya membahas rencana investasi QIA di KEK Mandalika, tapi juga peluang investasi di tempat lainnya, termasuk membahas kerja sama pendanaan investasi bidang infrastruktur dan fasilitas perpajakan," ujar Gita melalui pesan singkat, Minggu (25/3/2018).

Keinginan pihak Qatar untuk berinvestasi semakin kuat setelah hadirnya investor Vinci asal Prancis di KEK Mandalika, yang di dalamnya juga terdapat saham dari QIA. Dengan demikian dari sisi bisnis dinilai sangat positif untuk saling melengkapi.

Anggota DPD RI daerah pemilihan NTB Baiq Diah Ratu Ganefi menilai dengan tingginya minat investor untuk menanamkan modal, NTB harus benar-benar bebenah dan mempersiapkan diri sehingga layak menjadi daerah tujuan investasi.

"Jangan karena investasi akan masuk kita tidak bebenah, kita harus bangga bahwa menjaga investor aman di daerah kita untuk berinvestasi," ujar Baiq Diah.

Deputi Kepala BKPM Bidang Pengembalian Pelaksanaan Penanaman Modal M. Azhar Lubis menekankan pentingnya kemudahan dan kejelasan prosedur investasi kepada calon investor.

"Bagaimana orang mau investasi kalau susah. Investor itu butuhnya sederhana, hanya tiga hal, apa persyaratannya, berapa lama, dan kalau ada biaya berapa. Itu saja dan mereka bisa langsung melengkapi persyaratan," ujar Azhar.

Sementara itu menurut catatan Bisnis, NTB setidaknya telah menyiapkan dua kawasan investasi lain selain Mandalika. Kawasan tersebut adalah kawasan Samota (Teluk Saleh, Pulau Moyo, dan Tambora) dan Global Hub Bandar Kayangan.

Dari tiga kawasan tersebut, saat ini hanya KEK Mandalika yang baru berproses, sementara Samota dan Global Hub masih terus digodok. Dua kawasan tersebut sedianya akan didorong melalui Kebijakan Kemudahan Langsung Investasi Konstruksi atau disebut juga KLIK ini, seperti tertuang dalam Keputusan Kepala BKPM RI nomor 17 tahun 2017.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

KEK Mandalika
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top