Trip Jepang, Tip Berkunjung Shirakawa-go saat Musim Dingin

Shirakawa-go adalah salah satu destinasi wisata yang patut menjadi pilihan saat berkunjung ke Jepang untuk menikmati suasana zaman dahulu. Wilayah ini berada di Prefektur Gifu, Chubu, atau sekitar 300 kilometer dari Ibu Kota Jepang dan dikelilingi oleh pegunungan.
Annisa Sulistyo Rini | 26 Februari 2018 16:40 WIB
Pemandangan Shirakawa-go - Jibi/Annisa Sulistyo Rini

Shirakawa-go adalah salah satu destinasi wisata yang patut menjadi pilihan saat berkunjung ke Jepang untuk menikmati suasana zaman dahulu. Wilayah ini berada di Prefektur Gifu, Chubu, atau sekitar 300 kilometer dari Ibu Kota Jepang dan dikelilingi oleh pegunungan.

Shirakawa-go terkenal dengan rumah tradisional bernama gassho, yang berupa rumah dengan atap berbentuk segitiga dan terbuat dari anyaman jerami. Beberapa rumah gassho di Shirakawa-go telah berusia lebih dari 250 tahun.

Shirakawa-go bisa dicapai menggunakan kereta cepat Hokuriku Shinkansen dari Tokyo dengan waktu tempuh antara 2 jam hingga 2,5 jam.

Selain dari Tokyo, Shirakawa-go juga dapat dicapai dari Nagoya menggunakan Bus Gifu. Waktu tempuh dengan bus ini sekitar 3 jam dengan biaya 3.900 yen atau setara Rp468.000 untuk sekali jalan. Para wisatawan bisa naik bus melalui Meitetsu Bus Center yang berada di sebelah Stasiun Nagoya.

Tip Berkunjung ke Shirakawa-go saat musim dingin:

1.    Wajib mengenakan pakaian hangat, baik jaket tebal, sarung tangan, syal, penutup kepala, dan sepatu boots, karena saat musim dingin, suhu di Shirakawa-go sangat dingin dan malam hari bisa mencapai suhu minus.

2.    Jangan lupa membawa payung untuk mengantisipasi hujan salju. Saat Bisnis berkunjung pada pertengahan Januari, hujan salju ringan sempat turun.

3. Apabila ingin melihat festival cahaya saat musim dingin, cari info terlebih dahulu kapan festival ini diselenggarakan karena selama musim dingin hanya diadakan sebanyak empat kali.

4. Wisatawan juga dianjurkan untuk menginap di rumah warga untuk bisa menikmati festival cahaya. Namun, karena keterbatasan jumlah penginapan dan banyaknya wisatawan yang ingin menginap, pemesanan harus dilakukan jauh-jauh hari, sekitar 2 bulan-3 bulan sebelumnya.

Tag : jepang
Editor : Bambang Supriyanto

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top