Saat Dubes Negara Sahabat Dijamu di Bali

Direktur Utama Indonesia Tourism Development Corporation ITDC Abdulbar M. Mansoer mengatakan setelah mengikuti serangkaian acara di Bali para delegasi tersebut diharapkan dapat merekomendasikan Pulau Dewata sebagai tujuan wisata yang aman dan mengesankan.
Ema Sukarelawanto | 25 Februari 2018 09:16 WIB
Turis mancanegara di Bali - Antara

Bisnis.com, NUSA DUA--PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau Indonesia Tourism Development Corporation menjamu 100 delegasi yang terdiri dari duta besar, perwakilan negara sahabat, dan pimpinan lembaga internasional.

Direktur Utama Indonesia Tourism Development Corporation ITDC Abdulbar M. Mansoer mengatakan setelah mengikuti serangkaian acara di Bali para delegasi tersebut diharapkan dapat merekomendasikan Pulau Dewata sebagai tujuan wisata yang aman dan mengesankan.

“Kami ingin memperlihatkan bahwa Bali dan kawasan ini sangat aman dan siap untuk dikunjungi setiap saat oleh wisatawan,” katanya saat gala dinner, Minggu (25/2/2018).

Gala dinner bertajuk ‘Sincia with Love’ –salah satu acara Festival Imlek– dihadiri sekitar 100 orang terdiri dari duta besar atau perwakilan 38 negara sahabat dan 4 institusi internasional. Acara ini merupakan bagian dari kegiatan Diplomatic Tour Ambassador’s Outing to Bali.

Diplomatic Tour Ambassador’s Outing to Bali diselenggarakan untuk mendukung program Bali Recovery yang digagas oleh Kementerian Pariwisata, Kementerian Luar Negeri, Pemerintah Provinsi Bali, dan Bali Tourism Board . Kegiatan ini bertujuan untuk memperlihatkan secara langsung situasi pariwisata di tengah-tengah peristiwa erupsi Gunung Agung.

Kegiatan yang dilakukan di antaranya Welcome Dinner di Taman Bhagawan (23/2), "Ring of Fire Tour" ke Tirta Gangga, Kintamani dan Tegalalang (24/2), “Sincia With Love” Gala Dinner di Pulau Peninsula The Nusa Dua (24/2). Minggu (25/2) pagi dilaksanakan dengan Sunday Morning Golf di Bali National Golf Club, Spa di M Spa serta kegiatan lain di Museum Pasifika dan Bali Collection. The Nusa Dua menjadi pusat kegiatan ini melalui penyediaan akomodasi bagi seluruh peserta.

The Nusa Dua –kawasan pariwisata yang dikelola ITDC-- memiliki jarak tempuh berkisar 80-90 km dari Gunung Agung dan selama ini tidak terkena dampak fisik dari erupsi Gunung Agung. Kendati mengalami penurunan kunjungan wisatawan pada tiga bulan terakhir 2017, The Nusa Dua tetap mencatat peningkatan kunjungan jika dibandingkan dengan 2016.

Pada Oktober 2018 The Nusa Dua akan menjadi tuan rumah IMF-World Bank Meeting. Selain itu tahun ini ITDC telah menyiapkan serangkaian aktivitas untuk mendukung pariwisata Bali sekaligus mempromosikan The Nusa Dua sebagai pilihan destinasi melalui serangkaian acara seperti Bali Blues Festival pada Mei, Nusa Dua Light Festival pada Juni-Juli, Nusa Dua Fiesta pada Oktober, dan kegiatan lain.

Tag : bali
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top