Inilah Aneka Coklat Nusantara Penggoda Selera

Selama ini, kebanyakan orang kerap mengasosiasikan oleh-oleh coklat yang enak dengan negara-negara Eropa seperti Swiss, Belgia, Prancis, atau Belanda. Padahal, Indonesia juga memiliki beragam variasi olahan coklat yang tidak kalah menggoda selera.
Wike Dita Herlinda | 04 Februari 2018 17:16 WIB
Cokelat - playbuzz.com

Bisnis.com, JAKARTA--Selama ini, kebanyakan orang kerap mengasosiasikan oleh-oleh coklat yang enak dengan negara-negara Eropa seperti Swiss, Belgia, Prancis, atau Belanda.

Padahal, Indonesia juga memiliki beragam variasi olahan coklat yang tidak kalah menggoda selera.

Tengok saja Pipiltin Cocoa, produsen coklat yang menggunakan kakao asli Indonesia dan diramu dengan berbagai resep yang memiliki sentuhan cita rasa lokal.

Bahkan, keunikan coklat khas Nusantara buatan Pipiltin telah termasyur ke negeri orang seperti Jepang.

Keistimewaan coklat Pipiltin dimulai sejak dari proses pembuatannya. Perusahaan ini hanya menggunakan kakao asli Indonesia, yang didapatkan dari para petani organik lokal di Pidie Jaya Aceh, Glenmore Jawa Timur, Tanazozo Flores, dan Tabanan Bali.

Biji kakao yang dihasilkan oleh masing-masing daerah tersebut memiliki karakternya sendiri, sehingga variasi produk akhir yang dihasilkan dijamin unik dan tidak ada duanya. Ada jenis yang cenderung lebih pahit, tetapi ada juga yang relatif lebih legit.

Perusahaan yang salah satu gerainya berlokasi di Sarinah, Jakarta Pusat ini tidak hanya fokus membuat permen coklat.

Namun, terdapat juga seleksi olahan coklat lain seperti pralin, kek, choco nibs, kue kering, selain, hingga kokoa bubuk.

Kebanyakan coklat yang dijajakan oleh Pipiltin adalah tipe coklat hitam single origin dengan berbagai tingkatan kadar, mulai dari 100%, 84%, 73%, 70%, 65%, dan 60%.

Namun, bagi Anda yang lebih menyukai coklat dengan cita rasa manis, terdapat juga varian mix coklat susu.

Satu hal yang membedakan coklat Pipiltin dengan merek-merek lainnya adalah ramuan resep yang digunakan untuk menghasilkan setiap kemasan produk.

Para penikmat coklat bisa menemukan berbagai jenis rasa unik yang agak tidak lazim, tetapi enak.

Bayangkan saja, beberapa coklat yang ditawarkan diharmoniskan bahan-bahan eksotis seperti andaliman, kayu manis, atau sea salt. Ada juga resep-resep coklat batangan yang memadukan bahan-bahan unik seperti pretzel, kacang makadamia, popcorn, keripik kentang, dan karamel.

Ada sekitar 23 campuran resep unik dari permen-permen coklat Pipiltin. Masing-masing jenis dikemas dengan kertas berpola warna-warni unik bergaya rustic yang memikat untuk dijadikan sebagai buah tangan, khususnya saat momentum istimewa.

Harga yang ditawarkan untuk kemasan bar 35 gram adalah Rp35.000, sedangkan kemasan bar 85 gram dibanderol seharga Rp55.000. Selain itu, jika Anda berkunjung langsung ke gerainya, terdapat berbagai menu olahan coklat yang layak dicoba mulai dari whole cake hingga aneka minuman berbahan dasar kakao.

Keunikan lain dari produsen coklat ini adalah kesempatan yang diberikan kepada setiap pengunjung untuk belajar lebih mendalam tentang ragam coklat Nusantara, serta mencicipinya secara langsung.

Apalagi, di berbagai kesempatan, Pipiltin membuka kelas memasak secara berjadwal khusus bagi penikmat coklat yang ingin mempelajari lebih jauh tentang rahasia mengolah kakao menjadi berbagai jenis kudapat legit nan menggugah selera.

Tidak hanya diajari cara memasak, pengunjung akan diberi pengetahuan tambahan tentang jenis-jenis kakao yang ada di Tanah Air, bagaimana cara memilihnya, proses membuatnya, hingga cara mengemasnya.

Untuk diketahui, setiap coklat yang dibuat Pipiltin ditangani dengan hati-hati di titik didih 45 derajat celcius (baik untuk coklat hitam, coklat susu, maupun coklat putih), serta didinginkan di titik beku 26—28 derajat celcius.

Sekadar tip, sebaiknya jangan menyimpan coklat di dalam kulkas. Namun, simpanlah di suhu ruangan agar tidak rusak.

Coklat hitam bisa bertahan di suhu ruangan 31-32 derajat celcius, coklat susu pada suhu 29-30 derajat celcius, dan coklat putih pada suhu ruangan 27-28 derajat celcius.

 

Tag : coklat
Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top