Warga Desa Didorong Kembangkan ‘Homestay’

Masyarakat di pedesaan didorong membangun dan mengembangkan homestay sebagai atraksi wisata baru.
Alif Nazzala Rizqi
Alif Nazzala Rizqi - Bisnis.com 02 Februari 2018  |  17:48 WIB
Warga Desa Didorong Kembangkan ‘Homestay’
Penginapan

Bisnis.com, SEMARANG - Masyarakat di pedesaan didorong membangun dan mengembangkan ‘homestay’ sebagai atraksi wisata baru.

“Ini lebih ke ‘' Menggerakkan komunitas, meningkatkan perekonomian rakyat dengan cara menggerakkan desa. Melalui apa? Ya melalui ‘homestay’,” ujar Ketua Tim Percepatan Pengembangan Homestay Desa Wisata Kemenpar Anneke Prasyanti kepada Bisnis.com Jumat (2/2/2018).

Anneke menuturkan dengan adanya homestay, masyarakat desa akan lebih berusaha menggali potensi wisata untuk menarik wisatawan. Mereka juga akan berusaha membuat wisatawan betah tinggal di desa untuk menikmati berbagai atraksi wisata yang disuguhkan.

“Jadi wisatawan tidak hanya berkunjung terus pulang. Tapi, mereka akan berusaha untuk tinggal lebih lama di kawasan itu. Kalau seperti itu, aktivitas masyarakat desa juga lebih banyak,” terangnya.

Saat ini di wilayah Yogyakarta, Solo, Semarang ada sekitar 1000 desa yang memiliki potensi wisata unggulan, baik dari segi kuliner, alam, maupun budaya. Desa-desa inilah yang nantinya akan didirikan penginapan-penginapan atau ‘homestay’.

“Untuk pemetaannya baru kami lakukan bekerja sama dengan dinas pariwisata setempat. Tahun ini kami menargetkan ada sekitar 3.500 unit kamar ‘homestay’ yang dibenahi. Dari jumlah itu, sekitar 2,5% merupakan kamar baru,” tutur Anneke.

Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Wisata Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Jateng, Prambudi Traju Trisno mengapresiasi rencana pemerintah dalam menggerakkan masyarakat di pedesaan membangun ‘homestay’.

“Kalau kami inginnya 'homestay' itu dibangun di daerah-daerah yang memiliki banyak desa wisata, seperti Kabupaten Semarang, Jepara,

Kudus, dan Wonogiri. Dengan adanya homestay itu tentu wisatawan yang berkunjung semakin banyak,” kata Prambudi.

Dikatakan, hingga tahun 2017 sudah ada sekitar 820 homestay yang dibangun di Jateng. Pada 2018 nanti, pihaknya menargetkan ada penambahan sekitar 5%homestay dari jumlah yang ada saat ini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
homestay

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top