Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ayo Jajal Kantin Diplomasi Kementerian Luar Negeri

Jika boleh diadu, mungkin hanya Kementerian Luar Negeri yang memiliki kantin megah dengan konsep green building dibandingkan dengan kementerian/lembaga lainnya.
David Eka Issetiabudi
David Eka Issetiabudi - Bisnis.com 23 Januari 2018  |  20:23 WIB
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyampaikan pernyataan pers tahunan di kantor Kemenlu, Jakarta, Selasa (9/1). - ANTARA/Muhammad Adimaja
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyampaikan pernyataan pers tahunan di kantor Kemenlu, Jakarta, Selasa (9/1). - ANTARA/Muhammad Adimaja

Kabar24.com, JAKARTA — Jika boleh diadu, mungkin hanya Kementerian Luar Negeri (Kemlu) yang memiliki kantin megah dengan konsep green building dibandingkan dengan kementerian/lembaga lainnya.

Diberi nama Kantin Diplomasi, aneka makanan nusantara dan menu internasional, menjadi pilihan para pegawai Kemlu.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menganggap kehadiran kantin ini tidak sekadar sebagai tempat makan pegawai. Tetapi juga sebagai ruang untuk menjamu diplomat asing serta mengadakan berbagai rapat internal.

"Bahkan beberapa kali bertemu Duta Besar di kantin ini. Karena diplomasi merupakan core tugas kami, maka pas jika Kantin Diplomasi menjadi nama untuk tempat makan di lingkungan Kemlu," tuturnya, Senin (22/1/18).

Bangunan kantin berlantai dua ini, dikelilingi oleh dinding kaca untuk memberi kesan terang sekaligus hemat energi. Kantin yang baru diresmikan pada 8 Januari lalu, dibangun di atas lahan kosong yang dimulai pada 6 Juli 2017.

Seriusnya Kemlu menghadirkan kantin pegawai, didorong dengan tingginya kunjungan diplomaat asing ke kementerin tersebut.

Dalam pemantauan, selepas waktu istirahat makan siang, beberapa meja disusun dan kemudian digunakan untuk rapat koordinasi.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kemenlu diplomasi retno marsudi
Editor : Stefanus Arief Setiaji

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

Banner E-paper
To top