NTT Tawarkan Wisata Padang Ternak

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sedang menyiapkan sejumlah lokasi peternakan di daerah itu untuk dikembangkan menjadi kawasan wisata ternak.
Newswire | 28 November 2017 11:50 WIB
Bukit Wairinding, Sumba - instagram @satyawinnie

Bisnis.com, KUPANG - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sedang menyiapkan sejumlah lokasi peternakan di daerah itu untuk dikembangkan menjadi kawasan wisata ternak.

"NTT miliki banyak sekali hewan ternak, khususnya sapi dan kuda. Ke depannya kita akan kembangkan itu agar menjadi salah satu destinasi wisata alam dengan menyajikan padang ternak yang indah," kata Kadis Pariwisata NTT Marius Ardu Jelamu di Kupang, Selasa (28/11/2017).

Marius mengatakan itu terkait rencana pengembangan kawasan wisata alam di NTT yang saat ini masih terus dilakukan berbasis kepulauan. Beberapa waktu lalu, pihaknya menyelenggarakan parade 1.001 kuda Sandelwood di Sumba yang saat penutupannya langsung dihadiri Presiden Joko Widodo bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo di Sumba Barat Daya.

"NTT miliki banyak sekali padang rumput yang hijau saat musim penghujan. Itu sangat indah jika dilihat," tutur Marius.

Lokasi padang rumput yang dapat dilihat itu di puncak Bukit Fulan Fehan di Kabupaten Belu, kemudian juga di Pulau Sumba, khususnya Sumba Timur. Namun, saat ini pihaknya tengah fokus pada pengembangan wisata alam lainnya, mulai dari pantai, Danau Kelimutu dan wisata lainnya yang banyak terdapat di NTT.

Dikatakan, bila memang rencana tersebut terlaksana, maka wisata ternak di NTT akan diajukan dalam Anugrah Pesona Indonesia (API) yang digelar setiap tahun.

"Sabtu (25/11/2017) malam kemarin kita kembali dapat penghargaan dari API dengan tiga destinasi wisata terpopuler di Indonesia," tuturnya.

Tiga lokasi tersebut adalah wisata Gunung Batutara yang meletus setiap 20 menit di Lembata, wisata bawah laut Teluk Maumere di Maumere Kabupaten Sikka, serta pantai dengan lokasi "surving", yakni Pantai Tarimbang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pariwisata

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top