Revolusi Toilet di China untuk Dongkrak Pariwisata

Presiden China Xi Jinping mengatakan pihaknya mengupayakan revolusi toilet hingga selesai.
Juli Etha Ramaida Manalu | 27 November 2017 13:32 WIB
Toilet Grohe - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden China Xi Jinping mengatakan pihaknya mengupayakan revolusi toilet hingga selesai.

Hal ini disampaikan Xi Jinping di tengah upaya negeri itu untuk meningkatkan performa industri pariwisata dan kualitas hidup warganya.

Xi Jinping meluncurkan Program Revolusi Toilet pada 2015 sebagai bagian dari usaha untuk meningkatkan standar wisata domestik di China yang menurutnya memiliki masalah serius terkait kesopanan.

"Isu terkait toilet ini bukanlah hal kecil. Hal ini merupakan aspek penting dalam membangun kota dan pedesaan yang beradab," kata Jinping seperti dikutip dari Reuters, Senin (27/11/2017).

Menurut Xi Jinping sebagai sebuah industri berkembang, pariwisata China memerlukan peningkatan baik dari sisi perangkat lunak dan perangkat keras untuk biaa terus bertumbuh dengan kuat.

Badan Administrasi Pariwisata Nasional China baru-baru ini mengumumkan rencana untuk membangun dan memperbaiki 64 ribu toilet dalam jangka waktu 2018-2020.

Namun, revolusi toilet lebih dari sekadar menyediakan pengalaman berlibur yang lebih baik bagi para pengunjung, juga tentang bagaimana membentuk masyarakat yang lebih beradab.

Sejak menjabat pada 2012 lalu, Xi Jinping sering mengunjungi rumah-rumah di pedesaan dan melakukan pengecekan apakah penduduk menggunakan toilet umum. Dia juga menekankan bahwa modernisasi desa membutuhkan toilet sanitasi.

 

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
china

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top