Alasan Rachmat Gobel Boyong Chateraise ke Indonesia

CEO Gobel Group, Rachmat Gobel, berpendapat masuknya rantai waralaba kue basah terbesar di Jepang, Chateraise, ke Indonesia merupakan perwujudan mimpinya untuk mendirikan lini bisnis berbasis pangan di Tanah Air.
Wike Dita Herlinda | 24 November 2017 14:10 WIB
Rachmat Gobel (kiri) berdialog dengan petugas penjaga saat mengunjungi toko cenderamata boneka kayu khas Rusia 'matriyoska', di Saint Petersburg, Rusia, Rabu (26/4). - Antara/Riries F

Bisnis.com, JAKARTA - CEO Gobel Group, Rachmat Gobel, berpendapat masuknya rantai waralaba kue basah terbesar di Jepang, Chateraise, ke Indonesia merupakan perwujudan mimpinya untuk mendirikan lini bisnis berbasis pangan di Tanah Air.

PT Chateraise Gobel Indonesia merupakan lini bisnis pangan pertama dari Gobel Group, yang merupakan hasil dari kerja sama dengan Chateraise Co. Ltd. sejak 2015. Pada Jumat (24/11/2017), perusahaan tersebut membuka gerai perdana di Senayan City Shopping Mall Jakarta.

“Ini adalah toko kecil, tetapi mengandung mimpi besar saya tentang bagaimana membangun industri kue yang berkualitas di Indonesia,” ujar Rachmat di sela-sela pembukaan gerai tersebut.

Rachmat mengaku ide membuka gerai Chateraise (waralaba kue basah terbesar dari Jepang) berawal dari pertemuannya dengan CEO Chateraise Co. Ltd. Hiroshi Saito pada 2015 saat mengunjungi pabrik kue mereka.

“Saya langsung jatuh hati pada Saito dan perusahaannya, karena mereka memiliki filosofi bagaimana membangun tidak hanya industri kue yang besar di Jepang, tetapi budaya menghargai alam dalam berbisnis,” lanjutnya.

Rachmat mengatakan budaya itulah yang akan dia tularkan di Indonesia. Dia ingin bisnisnya ini dapat menjadi jembatan kerja sama dengan para petani lokal untuk menghasilkan produk-produk berkualitas seperti standar Jepang bagi masyarakat Indonesia.

“Jadi ini mimpi saya. Kerja sama dengan Jepang ini saya harap tidak hanya dalam hal membuat kue, tetapi membangun harkat dan martabat para petani dan peternak lokal untuk menghasilkan produk yang berkualitas bagi masyarakat,” ujarnya.

Rachmat berharap kerja sama tersebut dapat semakin mempererat hubungan diplomatik Indonesia—Jepang yang akan memasuki tahun ke-60 pada 2018.

“Jadi saya tidak ingin sekadar meraup untung, tetapi juga mencari value dari bisnis inis. Sesuai dengan slogan kerja sama Indonesia-Jepang ‘Heart to Heart’. Apalagi kue Chateraise sangat mengena di hati, jadi cocok sudah,” tegasnya.

Tag : kue
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top