Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Legitnya Bisnis Bolu, Kreasi Selera Dari Demam Korea

Sebuah kue bolu (cake) akan terlihat tidak sempurna tanpa kehadiran icing. Cake dengan dekorasi icing yang artistik jauh lebih menggugah selera, meskipun pada kenyataannya komponen tersebut seringkali disisihkan atau tidak dikonsumsi.
Wike Dita Herlinda
Wike Dita Herlinda - Bisnis.com 04 November 2017  |  18:51 WIB
Ilustrasi - jibi
Ilustrasi - jibi

Bisnis.com, JAKARTA - Sebuah kue bolu (cake) akan terlihat tidak sempurna tanpa kehadiran icing. Cake dengan dekorasi icing yang artistik jauh lebih menggugah selera, meskipun pada kenyataannya komponen tersebut seringkali disisihkan atau tidak dikonsumsi.

Di dunia pastry dan bakery, icing memiliki trennya sendiri. Saat ini, jenis yang sedang sangat populer adalah dekorasi bunga dari bahan buttercream ala Korea.

Dengan bahan-bahan khusus, icing jenis ini tampak nyaris transparan sehingga bunga yang dihasilkan terlihat lebih nyata.

Tren icing gaya Korea ini rupanya telah menjadi demam di kalangan baker dan pembuat pastry di Indonesia.

Salah satu yang sedang naik daun adalah Ivenoven, yang memiliki spesialisasi membuat bolu berhiaskan icing Korea berbentuk aneka tanaman succulent dan kaktus yang sangat realistis.

Popularitas Ivenoven telah melambung ke dunia internasional. Karya-karyanya berkali-kali diulas oleh media-media global terkemuka, termasuk Huffington Post, Cosmopolitan, Metro (UK), dan Buzzfeed. Dalam waktu singkat, kek succulent buatan Ivenoven menjadi topik tren di kalangan foodie seluruh dunia.

Sosok dibalik kek-kek succulent fenomenal itu adalah Iven Kawi, yang telah menggeluti dunia desserts sejak kecil. Sejak belia, dia telah menguasai pembuatan kek-kek klasik seperti bolu lapis Surabaya, bolu marmer, lapis legit, kek sifon, dan masih banyak lagi.

“Sejak kecil saya sudah dikelilingi oleh dunia bakery. Saya sering menyelinap ke rumah nenek untuk mengintip resep-resep kuenya. Tanpa disadari, kebiasaan itu membawa kecintaan saya pada dunia baking,” jelasnya.

Iven mengaku nenek dan ibunya jugalah yang meyakinkannya untuk terus menekuni dunia baking dan membuka usaha bakery suatu saat nanti. Buah dari ketekunannya itu terwujud saat dia mendirikan Ivenoven, dengan berbagai kreasi kek yang sangat unik dan berkarakter.

Berawal dari Desember 2013, Iven mulai membuat kue-kue Natal untuk putrinya di sekolah. Dengan dekorasi sederhana, kue-kue buatannya disambut antusias oleh orang tua murid di sekolah anaknya itu.

Dari sanalah, lantas, pesanan kue terus berdatangan. Dari hanya sekadar melayani pesanan kue kering, Iven mengembangkan bisnis kecilnya ke ranah kek, kue ulang tahun, dan lain sebagainya. Hingga pada Januari 2014, dia mendirikan Ivenoven yang langsung fenomenal di Instagram.

Lantas, apa yang membuat kek-kek succulent buatan Iven mendunia? Salah satunya adalah kegemaran Iven untuk bereksperimen dengan berbagai resep dan rasa, serta tekstur kue mulai dari kek fluffy hingga fudge.

Selain itu, bahan-bahan yang digunakan memiliki kualitas premium yang didapatkan di dalam negeri maupun luar negeri. Untuk menghasilkan kek berkualitas istimewa, Iven tidak mencampurkan adonan kuenya dengan TBM, SP, atau ovalet.

Tanpa disadari, seperti gelindingan bola salju, Ivenoven bertumbuh semakin besar. Namun, Iven saya selalu ingat bahwa Ivenoven adalah sebuah merek artisan dan bukan produsen massal. Sehingga, setiap kue yang dihasilkan memiliki karakter uniknya sendiri.

Itulah yang menjadikan Ivenoven dengan cepat menyedot perhatian para pecinta pastry. Dengan pahatan dekorasi succulent yang sangat realistis, Iven memastikan setiap kuenya mengandung sentuhan personal dan tidak ada duanya untuk setiap kliennya.

Seniman kue yang berbasis di Lippo Karawaci itu saat ini telah memperkaya bisnisnya dengan 14 bakers perempuan jebolan Sydney, Seattle, Filipina, Taiwan, dan masih banyak lagi. Bahkan, dia berencana melebarkan sayap bisnisnya ke kota-kota besar Indonesia, seperti Surabaya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kuliner kue
Editor : Fajar Sidik
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top