Sore hari di Bekas Forbidden City

Salah satu lokasi paling populer di Beijing China adalah Forbidden City yang saat ini lebih dikenal dengan nama Palace Museum.
Mia Chitra Dinisari | 24 September 2017 22:48 WIB

Bisnis.com, BEIJING- Salah satu lokasi paling populer di Beijing China adalah Forbidden City yang saat ini lebih dikenal dengan nama Palace Museum. Dulu tempat ini disebut forbidden city karena adanya larangan masyarakat sipil memasukinya, namun kini itu tak berlaku lagi.

Tempat yang sudah eksis sejak 1925 lalu ini, awalnya merupakan tempat kediaman dinasti kepemimpinan Ming pada 1368-1644 dan pimpinan Qing 1644-1911 lalu.

Dengan kompleksitas arsitektur, lukisan, kaligrafi, keramik dan koleksi barang antik lainnya yang ada di Forbidden City ini, menjadikan tempat ini sebagai museum paling prestisius di China bahkan di dunia.

Pada 1961 lalu, pemerintah setempat mendesain bekas kediaman dinasti sebagai tempat menyimpan budaya dan kebudayaan yang paling dilindungi, dan 1987 lalu menjadi situs budaya dunia yang terdaftar di Unesco.

Berada di tengah kota Beijing, Palace Museum memiliki empat pintu masuk. Dimana pintu masuk utama berada di Gate Heavenly Peace (Tian'an men) sementara pintu utara disebut Prospect Hill atau biasa juga disebut Coal Hill.
Sedangkan pintu barat dan timur dekat dengan kawasan Wangfujing dan Zhingnanhai.

Untuk sejarah berdirinya bangunan super luas dan megah ini sudah banyak diketahui dunia, lewat buku, kisah sejarah, wikipedia, bahkan tempat ini juga sempat dijadikan lokasi syuting The Last Emperor yang dibintangi oleh aktor kenamaan Jet Li.

Pengunjung yang datang ke tempat ini tentu saja selalu ramai setiap harinya. Seperti juga saat saya dan rombongan tiba di sana sekitar pukul 14.00 waktu setempat atau pukul 13.00 wib. Antrian panjang sudah menunggu di pintu masuk yang terdiri dari tiga baris loket.

Bagi Anda wisatawan pencinta sejarah, tempat ini bisa menjadi tujuan utama traveling Anda di Beijing selain lokasi wisata umum lainnya.

Di gerbang pintu masuk, sudah terasakan kedigyaan kaisar China pada masanya, lewat besar dan kokohnya pintu kayu berukuran besar yang menjadi jalan masuk utama. Warna merah, yang merupakan simbol keberuntungan bagi masyarakat China mendominasi bangunan tersebut.

Saat masuk pintu gerbang utama, sempatkan menyentuh 9 bulatan logam yang menempel di pintu, yang dipercaya bisa memberikan keberuntungan dan bahkan dikatakan bisa membuat Anda datang kembali suatu saat.

Selain lahan terbuka yang akan terpampang sejauh mata memandang, Anda juga akan disuguhkan dengan kemegahan dan anak tangga yang menjadi penghubung ke ruang utama kaisar. Saat ini, dari tiga tangga yang ada, hanya dua tangga yang dipakai dari setiap bangunannya, sementara tangga bagian tengah ditutup, karena merupakan karya asli yang terbuat dari batu-batu berornamen dengan ukuran besar.

Ada sekitar lebih dari 8.000 ruangan dalam Palace Museum, dengan empat ruangan utama ditempati oleh kaisar. Demikian penjelasan Hu Fang, tur guide kita selama berada di Beijing. Kamipun sempat melihat dan mengabadikan singgasana kaisar yang konon berlapiskan emas itu.

Dia menjelaskan setiap bangunan dan ornamen di dalamnya memiliki filosofi sendiri. Misalnya saja adanya patung phoenix di atas atap bangunan menandakan derajat kebesaran dan kekuasaan. Dengan kombinasi kekokohan dan filosofi ini, menambah keistimewaan sang Forbidden City.

Selain bangunan utama, Palace Museum juga terdiri dari beberapa bangunan kecil yang ditempati para tentara, dan selir milik kaisar. Hingga saat ini, bangunan-bangunan tersebut masih kokoh berdiri, bahkan beberapa di antaranya masih berupa bangunan asli tanpa sentuhan apapun.

Besarnya kayu, tiang dan batu yang menopang, menurut Hu Fang juga telah menelan banyak korban jiwa saat pembangunan karena kelelahan. Bisa dibayangkan setelah kita melihat dari dekat bagaimana besarnya kayu sandalwood yang dipakai untuk bangunan tersebut.

Dibutuhkan waktu minimal dua jam sebenarnya untuk mengitari seluruh bangunan di Forbidden City satu persatu sambil menguak sejarah di dalamnya.
Dan untuk menjajaki dari pintu masuk ke pintu keluar, Anda juga harus berjalan kurang lebih sepanjang 9 kilometer.

Buat Anda yang juga hobi berfoto, ada banyak spot menarik yang bisa dipakai untuk berpose dan semuanya instagramable. Jadi siapkan baterai kamera atau handphone Anda sebelum mengunjungi Forbidden City.

Tips mengunjungi Palace Museum
1. Gunakan sepatu yang nyaman, karena Anda akan menempuh perjalanan dengan kaki cukup jauh.
2. Gunakan pakaian yang menyerap keringat. Karena lokasinya terbuka dan sangat luas, maka Anda akan sering terkena sinar matahari, jadi sebaiknya jangan gunakan pakaian warna hitam yang bisa menyerap sinar matahari lebih besar
3. Pakai perlengkapan wisata outdoor semisal payung, kacamata hitam, topi dan gunakan sunblock
4. Ikuti dan jangan jauh dari tur guide Anda. Karena banyaknya rombongan tur yang juga berkeliaran di sana.
5. Patuhi rambu-rambu yang terdapat dalam bangunan. Misalnya jangan melampui batas pagar besi yang ada di dalam ruangan bekas kaisar, karena tidak seorangpun diizinkan masuk kecuali petugas.
6. Jika mendengar suara lonceng berbunyi, segera menuju pintu keluar bangunan, karena itu artinya lokasi akan segera ditutup. Jika tidak, maka Anda akan terkunci di dalamnya hingga esok hari
7. Jangan merusak atau mencoret properti karena banyak petugas berjaga dan juga akan mengganggu heritage dunia.

Jadi, jika suatu hari Anda berkesempatan masuk ke Palace Museum Anda bisa juga merasakan kemegahan yang saya rasakan saat berkunjung ke sana.

Tag : beijing
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top