Jumlah Travel Tujuan Bisnis Meningkat, Airbnb Gandeng Perusahaan di Asia Pasifik

Airbnb, perusahaan wisata berbasis komunitas mengumumkan kerja sama dengan sejumlah perusahaan di Asia Pasifik seperti Hyundai Motor Company, Culture Convenience Club Co. Ltd, dan Flight Centre.
Mia Chitra Dinisari | 18 September 2017 12:53 WIB
Airbnb - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Airbnb, perusahaan wisata berbasis komunitas mengumumkan kerja sama dengan sejumlah perusahaan di Asia Pasifik seperti Hyundai Motor Company, Culture Convenience Club Co. Ltd, dan Flight Centre.

Kerjasama itu menyusul data dari Global Business Travel Association yang memperkirakan bahwa Asia Pasifik menyumbang proporsi terbesar sebanyak 40% dari perjalanan bisnis global yang berjumlah USD$1,2 triliun, dan angka ini diperkirakan tumbuh 3,7% per tahun dalam satu dekade mendatang. Khususnya di Asia, belanja perjalanan perusahaan akan berlipat ganda menjadi $645 miliar per tahun, dan ini adalah separuh dari belanja global dan bahkan lebih besar dari Amerika.

Di Asia Pasifik, Airbnb mengalami pertumbuhan signifikan di bidang perjalanan perusahaan yaitu hampir 5 kali lipat per tahun dalam pemesanan perjalanan perusahaan pada tahun 2016 dan 2017, lebih cepat dari rata-rata global yaitu 4,3 kali lipat selama periode yang sama. Tiga dari empat perjalanan bisnis berawal dan berakhir di wilayah ini, dan Airbnb melihat potensi pertumbuhan yang luar biasa. Sejak peluncuran program ini, sekitar 53.000 perusahaan di Asia Pasifik telah menggunakan Airbnb for Work.

David Holyoke, Global Head of Business Travel, berkomentar mereka melihat minat mereka pada akomodasi unik dalam perjalanan bisnis yang sesuai dengan gaya hidup mereka, menyerupai pengalaman otentik pada saat liburan.

"Dengan menggunakan Airbnb untuk perjalanan bisnis, siapa pun dapat mendalami suatu kota dengan mempelajari budaya dan tempat-tempat tersembunyi dengan penduduk lokal dan menginap di lingkungan setempat," ujarnya dalam siaran persnya.

Dia menambahkan, karena itu, lebih dari 250.000 perusahaan global telah menggunakan Airbnb for Work dan 15% pengguna memesan di Airbnb untuk perjalanan bisnis. Pelawat bisnis Airbnb di Asia sekarang biasa memperpanjang perjalanan bisnis mereka hingga akhir pekan, dengan rata-rata selama enam hari, bukan lagi empat hari.

Airbnb for Work adalah pengembangan produk di platform perjalanan Airbnb yang membantu perusahaan apa saja untuk memenuhi kebutuhan perjalanan karyawannya yang bervariasi dengan memungkinkan pelawat bisnis untuk memesan langsung akomodasi Airbnb dan secara otomatis membebankan biayanya kepada perusahaan.

Pelancong bisnis dapat mencari tempat yang "Cocok Untuk Perjalanan Bisnis" dengan dilengkapi dengan WiFi, check-in 24 jam, area kerja, dan sebagainya.
Airbnb for Work juga menyajikan serangkaian perangkat manajemen perjalanan yang memberi akses pada manajer untuk melihat data pelaporan keuangan dan jadwal perjalanan karyawannya.

Untuk perjalanan bisnis, Airbnb juga menyiapkan perangkat yang memungkinkan karyawan untuk memesankan perjalanan bisnis untuk karyawan lainnya. Fitur ini memungkinkan mitra bisnis seperti manajer perjalanan dan sekretaris atau asisten untuk memesan tempat Airbnb untuk karyawan lainnya. Karyawan yang mengelola perjalanan dan karyawan yang melakukan perjalanan dapat melihat detail perjalanan, membuat perubahan reservasi, mengirim pesan kepada tuan rumah Airbnb untuk bertanya tentang tempat atau lingkungan tinggal.

Airbnb bermitra dengan Perusahaan Manajemen Perjalanan terkemuka seperti Carlson Wagonlit, BCD Travel dan American Express Global Business Travel (GBT) dan yang terbaru adalah Concur, sebuah perusahaan SAP.

"Kami dapat lebih banyak pilihan, terutama pada saat musim puncak liburan. Karyawan juga merasa proses memilih tempat menginap menjadi menyenangkan dan imajinatif, sesuai dengan nilai perusahaan kami sebagai perusahaan pemasaran berbasis gaya hidup. Manajer perjalanan kami juga dimudahkan dalam mengelola pemesanan melalui dashboard kustom yang menampilkan seluruh perjalanan karyawan, baik yang sudah lewat, sedang berjalan, atau akan datang." - Toshio Matsuura, Head of Human Resources, Culture Convenience Club (CCC).

"Airbnb adalah inovator yang sukses di pasar sharing economy. Airbnb memberi solusi biaya yang efektif untuk memilih alternatif tempat menginap di seluruh dunia. Kantor Deloitte tersebar di penjuru dunia, sehingga tempat menginap Airbnb memberi fleksibilitas kepada karyawan untuk memilih akomodasi sendiri sesuai dengan anggaran dan kebutuhan perusahaan kami. Airbnb for Work memberi kami pilihan alternatif. Kemitraan dengan perusahaan seperti Airbnb adalah langkah revolusioner untuk bisnis, dan Deloitte dengan senang hati atas kesempatan kolaborasi ini." - Dr. Janson Yap, Regional Managing Partner, Deloitte Risk Advisory, Southeast Asia and Asia Pacific.

Tag : Airbnb
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top