Melihat Indahnya Pesona Pulau Siput di Lembata

Lewoleba merupakan salah satu kelurrahan di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur. Dengan wilayah geografis yang dikelilingi lautan, tak heran, keindahan pantai di Lewoleba menjadi daya tarik bagi turis, tak terkecuali di Pulau Siput.
Nindya Aldila | 29 Agustus 2017 18:58 WIB
Pemandangan di Pulau Siput - Bisnis.com/Nindya

Bisnis.com, LEWOLEBA - Lewoleba merupakan salah satu kelurrahan di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur. Dengan wilayah geografis yang dikelilingi lautan, tak heran, keindahan pantai di Lewoleba menjadi daya tarik bagi turis, tak terkecuali di Pulau Siput.



Pulau Siput sebenarnya bukan pulau yang dijadikan tempat bermukim sejumlah penduduk seperti yang dibayangkan, melainkan sebuah daratan yang muncul ketika air laut surut dan tergenang ketika air laut pasang. Menurut ilmu geografi, daratan ini biasa disebut sebagai gosong pasir.

Namun, kebiasaan masyarakat sekitar untuk mencari siput yang banyak tersebar di permukaan pantai, membuat gosong pasir ini disebut dengan Pulau Siput.

Hanya butuh sekitar 5 menit dari bibir pantai ke Pulau Siput. Sesampainya di Pulau Siput, Anda akan disuguhi dengan pemandangan air laut bening yang memancarkan pesona gradasi biru, pegunungan yang melingkari Lembata, dan beberapa warga setempat yang sibuk mengorek-ngorek pasir guna mencari siput.

Primus, laki-laki yang tinggal di dekat pantai ini tengah mencari siput dan kerang untuk kebutuhan obat keluarganya. Seperti diketahui, siput dipercaya sebagai obat penyakit kuning atau hepatitis.

"Dalam sehari, jika mencari siputnya serius, 3-4 jam, sebotol jeriken ini bisa penuh dengan siput. Untuk cari siput ada caranya. Siput biasanya berada di permukaan pasir yang berlubang," ujarnya.

Dia mengatakan banyak warga sekitar yang mencari siput untuk kebutuhan konsumsi sendiri. Adapun yang hendak menjual, siput ini dihargai sekitar Rp10.000 per kilogram yang bisa dijual ke pasar.



Untuk mencapai Pulau Siput, Anda harus menyewa kapal yang biayanya mencapai Rp200.000 dengan muatan mencapai delapan sampai 10 orang untuk perjalanan pergi dan pulang.

Pesona Pulau Siput ini akan terasa lebih sempurna ketika Anda melihat sunset atau prosesi tenggelamnya matahari. Namun, jangan sampai Anda terbuai dengan keindahannya karena bisa-bisa Anda tidak menyadari air laut mulai pasang.

Tag : destinasi wisata
Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top