Ini Tips dan Trik Hunting Foto Saat Liburan di Dubai

Dubai terkenal sebagai surganya landmark yang paling sering diabadikan. Kota terbesar di Uni Emirat Arab (UAE) itu memiliki pemandangan menakjubkan serta dihiasi kemegahan gedung-gedung pencakar langit.nn
Wike Dita Herlinda | 27 Mei 2017 13:47 WIB
Kota Dubai - emirates247.com

Bisnis.com, JAKARTA — Dubai terkenal sebagai surganya landmark yang paling sering diabadikan. Kota terbesar di Uni Emirat Arab (UAE) itu memiliki pemandangan menakjubkan serta dihiasi kemegahan gedung-gedung pencakar langit.

Sudah lama, Dubai menjadi surga fotografi bagi banyak orang di dunia, terlepas dari apapun peralatannya dan tingkat kemahirannya. Jika Anda tertarik berlibur ke Dubai dan hunting foto di sana, ada beberapa tips dari Gulf Photo Plus yang bisa dilakukan untuk mendapatkan lokasi terbaikd dan cara pengambilan serta penyuntingan foto layaknya profesional.

Pertama-tama, Gulf Photo Plus menyarankan lima obyek wajib foto di Dubai.

Pertama, gulat kushti di Deira. Ini adalah sebuah kesempatan memotret yang sangat unik.

Anda dapat mengabadikan momen acara olahraga yang ‘terorganisir’ (tetapi tidak resmi) ini setiap  Jumat sore sebelum waktu beribadah. Ini adalah tontonan seru, jadi pastikan Anda mendapatkan posisi yang tepat di antara kerumunan ramai untuk mendapatkan sudut foto terbaik.

Kedua, pasar ikan, buah, dan sayuran di Deira. Pasar ini merupakan salah satu destinasi Old Dubai yang wajib dikunjungi para pencinta kuliner, dengan pemandangan souk (pasar tradisional Dubai) ceria yang membuat kota ini menjadi semakin hidup.

Waktu terbaik untuk mengabadikan momen di pasar ini adalah setiap hari. Namun, Anda disarankan untuk datang lebih awal agar dapat memotret hiruk-pikuk kehidupan pasar.

Ketiga, Dubai Water Canal. Pemandangan matahari terbenam yang spektakuler di sepanjang jalur berpapan, pemandangan kota dan gedung-gedung pencakar langit yang menakjubkan, serta aliran air terjun yang terus mengalir, menjadikan tempat ini seperti mimpi bagi para fotografer.

Waktu Terbaik untuk hunting foto di tempat itu adalah saat matahari terbit maupun matahari terbenam, ketika pemandangan garis kota dan jembatan khas Dubai terpapar sinar matahari.

Keempat, The Dhow Building Yard. Tidak jauh dari pelabuhan Bur Dubai Abra (dekat dengan Jembatan Al-Ghargohoud) sepanjang Dubai Creek, The Dhow Building Yard adalah pelabuhan luas dimana Anda dapat kembali ke masa lalu dan mengabadikan para pembuat kapal yang sedang bekerja.

Para pekerja pembuat kapal hampir selalu ada di lokasi ini mengingat banyaknya jumlah kapal yang harus dibangun. Namun, sebaiknya hindari teriknya sinar matahari pada saat siang hari.

Kelima, Satwa. Sebuah dunia yang jauh dari pertokoan mewah yang ada di kota, Satwa adalah salah satu permata tersembunyi di Dubai. Telurusi jalanan setapak, menawar saat berbelanja, membeli kain khas Dubai, sambil mengambil foto saat Anda berada disana.

Waktu terbaik untuk berfoto ria adalah sore hari, tepat saat sebelum dan sesudah matahari terbenam. Lalu lintasnya cenderung padat, namun keramaian jalanan dan berbagai aktivitas yang ada menjadi daya tarik tersendiri yang dapat diabadikan kamera Anda. Anda juga dapat mengunjungi restoran terkenal, Ravi’s, untuk makan malam seusai memotret.

Untuk mengambil foto terbaik layaknya profesional, Gulf Photo Plus menyarankan 3 hal penting, yaitu; latihan, temukan pesan yang ingin disampaikan melalui foto yang diambil, dan tentukan pencahayaannya.

Adapun, untuk mendapatkan hasil terbaik saat mengedit atau menyunting foto, ada 5 tips yang bisa dilakukan.

Pertama, ambillah foto dengan tepat. Ini akan mengurangi waktu mengedit. Pikirkan pesan, sudut pandang, framing, pencahayaan, dan komposisi sebelum mengambil foto pertama Anda dan jangan pernah berpikir, ‘Oh, nanti akan saya perbaiki dengan menggunakan Photoshop.’

Kedua, tatalah foto Anda. Menata foto-foto menggunakan software seperti Lightroom dapat memudahkan Anda mencari dan mengedit foto dalam jumlah yang besar.

Ketiga, simpan foto asli. Kecuali Anda mengedit sebuah dokumen RAW, maka hasil edit yang dilakukan terhadap foto Anda bisa menjadi permanen. Anda harus menyimpan salinan asli foto Anda yang belum diedit untuk berjaga-jaga.

Keempat, berhati-hati dalam melakukan penyuntingan. Ketika Anda harus sering memerhatikan fitur seperti Kecerahan, Kontras, dan Saturasi saat mengedit foto, ingatlah untuk tidak berlebihan.

Gunakan fitur tersebut dengan hati-hati dan teliti untuk memperindah foto Anda, dan bukan malah mendistorsinya. Hasil editing yang sederhana dapat menghasilkan foto yang luar biasa.

Kelima, tunjukkan karya Anda. Setelah Anda mengedit, tunjukkan hasil akhirnya. Salah satu cara terbaik untuk mendapatkan saran yang jujur dan mengembangkan keahlian memotret adalah dengan menunjukan karya Anda kepada orang lain di sekitar, baik secara langsung maupun lewat media sosial seperti Instagram dan Flickr.

Tag : dubai
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top