Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Guest House M-Suite Penuhi Tingkat Hunian Dengan Bundling Wisata

Demi mengejar hunian penuh sepanjang hari, M-Suite memilih paket bundling dengan kegiatan pariwisata.
Choirul Anam
Choirul Anam - Bisnis.com 21 Mei 2017  |  13:48 WIB
Karyawan menata salah satu kamar berukuran 30 m di Guest House M-Suite. - Bisnis/Choirul Anam
Karyawan menata salah satu kamar berukuran 30 m di Guest House M-Suite. - Bisnis/Choirul Anam

Bisnis.com, MALANG - Demi meningkatkan keterisian kamar atau occupancy, pengelola guest house harus kreatif menyusun taktik.

Guest House M-Suite yang berlokasi di Jl Arismundar, Kota Malang, salah satu contohnya.

Demi mengejar hunian penuh sepanjang hari, M-Suite memilih paket bundling dengan kegiatan pariwisata.

Pemilik Guest House M-Suite Agus Suroso mengatakan nantinya guest house terdiri atas 20 unit kamar dengan luasan 30 m², 24 m², dan 19 m². Untuk tahap awal, guest house ini baru menyediakan 8 unit kamar.

“Keunggulan kompetitif yang kami tawarkan, dari sisi fasilitas dan layanan,” ujarnya di sela-sela soft opening guest house tersebut, Sabtu (20/5/2017) malam.

Dia mengklaim, kamar yang disediakan semewah dan senyaman hotel berbintng empat, namun dengan tarif guest house.

Konsep seperti itu, kata dia, justru yang diinginkan pasar, terutama wisatawan.

Bagi wisatawan, kebutuhan mereka menginap di hotel maupun guest house agar bisa tidur tenang dan nyaman setelah beraktivitas seharian di objek-objek wisata.

Namun mereka juga berharap, lokasi tempat beristirahat berada di tengah kota sehingga dapat menjangkau lokasi-lokasi wisata lain, seperti wisata kuliner dan hiburan dengan mudah.

Konsep menginap seperti itu, kata dia, sudah dikenal di negara-negara lain, di Asia, bahkan di Eropa. Intinya, tempat menginap harus berada di tengah kota dan kamarnya benar-benar nyaman untuk digunakan beristirahat serta harganya yang terjangkau, kompetitif.

Sebagai wisatawan yang mobile, mereka ke hotel tidak membawa kendaraan sendiri. Mereka di antar perusahaan travel, taksi, teman, maupun lainnya.

Karena itulah, hotel sebenarnya tidak memerlukan lahan untuk parkir, kata dia, namun untuk kenyamanan nantinya tetap akan disediakan tempat parkir yang memadai di sisi hotel.

Untuk mengejar tingkat hunian yang penuh pada weekday, kata Agus, tamu harus diciptakan dengan mem-bundling mereka lewat paket-paket wisata.

Cara itu efektif membuat tingkat hunian tetap penuh meski bukan pada akhir pekan maupun peak season, libur panjang.

Dengan luasan guest house yang terbatas, maka fungsi ruangan harus benar-benar optimal. Seperti lobby, bisa digunakan untuk ruang rapat yang cukup untuk 40 orang.

Lobby juga bisa digunakan untuk kegiatan rekreasi, seperti karaoke, tergantung permintan dari tamu.

Selain guest house di tengah kota memang menjadi tren pasar, kata dia, kehadirannya juga dimaksudkan mengisi ceruk yang pasokannya masih terbatas.

Pemerintah menargetkan ada tambahan 200.000 kamar baru guest house secara nasional sampai dengan 2019. Untuk Kota Malang, kebutuhan tambahan paling konservatif ada 1.000 kamar guest house baru sampai periode tersebut.

Pembangunan guest house di Kota Malang dinilai sudah waktunya di saat potensi pasar masih sangat terbuka.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pariwisata akomodasi
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Banner E-paper
To top