Ombak di Bali Belum Dimanfaatkan untuk Promosi Wisata

Pemda di Bali dinilai belum bisa memanfaatkan kekayaan ombak di sepanjang pesisir selatan sebagai bahan mempromosikan daerahnya.
Feri Kristianto | 18 April 2017 22:33 WIB
Ilustrasi surfing - www.mrwallpaper.com

Bisnis.com, DENPASAR - Pemda di Bali dinilai belum bisa memanfaatkan kekayaan ombak di sepanjang pesisir selatan sebagai bahan mempromosikan daerahnya.

President Indonesia Surfing Association (Insa) Made Supatra Karang menyatakan ada tiga daerah di Bali memiliki titik selancar terbaik, yakni Badung, Tabanan, dan Gianyar.

"Maaf saja, pemerintah belum serius memanfaatkan surfing sebagai bagian dari promosi. Terutama Badung, meskipun income justru datang dari pariwisata," paparnya, Selasa (18/4/2017).

Menurutnya, seluruh pesisir selatan Bali memiliki daya tarik bagi peselancar profesional untuk datang.

Dia mencontohkan, Pantai Medewi di Tabanan, Pantai Uluwatu Kabupaten Badung, dan Pantai Keramas di Gianyar sudah dikenal keunikan ombaknya.

‎Bahkan, khusus Keramas mulai menjadi ajang kejuaraan skala internasional. Sayangnya, spot itu belum dimanfaatkan menjadi ajang promosi, sehingga berkembang dengan sendirinya tanpa ada sentuhan pemerintah seperti infrastruktur.

Supatra mengharapkan ke depannya, pemda lebih peka agar semakin banyak peselancar dayang ke daerah itu dan mendapatkan fasilitas terbaik.

"Karena selancar beda dengan olahraga seperti karate. Kalau karate latihan bisa dimana saja, beda dengan surfing itu harus datang langsung ke pantai, semoga ini menjadi perhatian pemerintah," harapnya.

Tag : surfing
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top