Hotel Budget & Hotel Bintang Tiga Bersaing Ketat

Konsultan properti menilai persaingan ketat harga hotel budjet dengan hotel kelas bintang tiga masih akan terjadi sepanjang tahun ini.
Anitana Widya Puspa | 17 April 2017 23:48 WIB
Batiqa Palembang - batiqa.com

Bisnis.com, JAKARTA - Konsultan properti menilai persaingan ketat harga hotel budjet dengan hotel kelas bintang tiga masih akan terjadi sepanjang tahun ini.

Senior Associate Director Research Colliers International Indonesia, Ferry Salanto menuturkan, kelas hotel bintang tiga memiliki level serupa dengan hotel budget.

Menurutnya, kehadiran hotel budget menjadi pesaing terbesar hotel kelas tiga.

“Kalau dikategorikan hotel budget itu selevel dengan bintangkelas tiga lalu di atasnya bintang empat hampir selevel dengan bintang lima,” katanya kepada Bisnis yang dikutip Senin (17/4/2017).

Bahkan, menurutnya, kinerja hotel budget jauh lebih baik dengan indikator tingkat keterisian yang sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan hotel bintang kelas tiga.

Kondisi itu didorong oleh meningkatnya kesadaran konsumen hotel untuk memperoleh harga yang lebih terjangkau dengan tingkat kenyamanan yang sesuai. Kini para konsumen juga lebih membutuhkan sekadar kamar untuk beristrahat karena kegiatan selanjutnya yang akan dilakukan berada di luar hotel.

Ferry menilai, saat ini pasokan untuk hotel budget sudah cukup banyak sehingga apabila pertumbuhan itu tetap terjadi dalam kondisi ekonomi yang belum membaik, maka akan cukup memberatkan kinerja. Pasalnya, kinerja penyerapan hotel budget juga bergantung pada level kegiatan bisnis yang dilakukan konsumen hotel.

Colliers memprediksi perlambatan  pertumbuhan hotel budget masih sangat dipengaruhi oleh lemahnya kinerja perhotelan secara umum di Jakarta pada kuartal I/201.

 Perang harga diantara sesama hotel budgetdan bintang tiga diperkirakan akan masih akan terjadi sepanjang tahun ini  sebagai dampak pasar yang masih  diwarnai oleh tantangan.

Sepanjang kuartal pertama tahun ini, Colliers mencatat baru satu hotel budget yang beroperasi yakni Amaris Mampang di Jakarta Selatan dengan jumlah pasokan 90 kamar. Secara keseluruhan pasokan hotel budget hingga kuartal pertamatahun ini total mencapai 5.907 kamar dengan operasional 50 hotel di Jakarta.

Kinerja hotel budget di Bali juga menunjukkan kecenderungan serupa meskipun lebih menonjjol dengan sektor turisme. Colliers mencatat belum ada hotel budget yang beroperasi di Bali selama kurata I/2017. Dengandemikian jumlah kamar hotelbudgetsecara keseluruhan di Bali masih di 3.258 kamar.

Director Research & Advisory PT. Cushman & Wakefield Indonesia, Arief Rahardjo mengatakan, persaingan akan terlihat khususnya bagi hotel budget dengan operator. Akan tetapi imbuhnya kondisi itu belum tentu akan sama dengan hotel budget tanpa operator.

Hotel budget dengan operator disebutnya lebih unggul dari sisi lokasi, kebersihan, serta koneksi internet yang lazimnya menjad tuntutan para tamu dibandingkan hotel budget nonbrand.

Selain itu, hotel budget dengan operator ini juga memiliki kelebihan dengan optimalisasi jaringan pemasaran serta pembagian informasi terkait lokasi jaringan hotel budget lainnya.

“Perkembangan hotel budget memang sudah menjamur, bahkan kehadiran operator hotel budget bisa juga jadi pesaing di antara hotel budget lainnya tanpa operator yang meskipun sudah berdiri lama,” katanya

 

 

 

 

Tag : hotel
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top