Konservasi Bali Tahap II Gunakan Pinjaman JICA Rp1,2 triliun

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan melanjutkan Proyek Konservasi Pantai Bali Tahap II
Deandra Syarizka | 02 April 2017 17:55 WIB
Pantai Candidasa - Istimewa

Bisnis.com, DENPASAR -  Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan melanjutkan Proyek Konservasi Pantai Bali Tahap II sejak Legian hingga Seminyak sekitar 8 kilometer, dan mencakup Pantai Candidasa dan Tanjung Benoa.

Proyek ini merupakan lanjutan dari Konservasi Pantai Bali Fase I di sepanjang Pantai Kuta, Nusa Dua, Sanur dan Tanah Lot yang telah selesai.

Kepala Satuan Kerja Non-Vertikal Tertentu Pelaksanaan Jaringan Sumber Air (SNVT PJSA) Bali Penida, Balai Wilayah Sungai Bali Penida Putu Eddy Purna Wijaya mengungkapkan pemerintah Indonesia dengan Jepang telah menandatangani perjanjian pinjaman proyek tersebut pada Jumat, (31/3/2017) .

Menurutnya, perjanjian tersebut meliputi pembiayaan jasa konsultan dan konstruksi.

"Rencananya ada empat lokasi, yakni Pantai Legian-Seminyak di Kabupaten Badung, Pantai Candidasa di Kabupaten Karangasem, Tanjung Benoa di Kabupaten Badung dan melanjutkan sedikit di Pantai Nusa Dua. Total nilai (Loan) 1,1 Miliar Yen atau sekitar Rp1,2 triliun,” ujarnya melalui keterangan resmi, Minggu (2/4/2017)

Putu menyatakan, tujuan utama dari Konservasi  Pantai adalah mengembalikan kondisi pantai yang tadinya alami, kemudian kondisi pantai tergerus ombak sehingga mengakibatkan berkurangnya garis pantai.

"Untuk yang di Candidasa memang belum pernah ditangani. Sedangkan yang di Legian Seminyak itu sudah pernah kita tangani, tapi sekarang perlu konstruksi tambahan. Sementara di Nusa Dua dan Tanjung Benoa juga sudah pernah kita tangani sebagian dan akan kita selesaikan sisanya," ujarnya.

Pihaknya akan segera melakukan langkah awal pada tahun 2017 ini dengan melelang pengadaan kegiatan konsultan Konservasi Pantai di Bali Tahap II.

"Tugas konsultan ini nanti akan membuat desain. Desainnya diharapkan tahun 2018 sudah dikerjakan, kemudian 2019 kita akan sudah bisa mulai konstruksi," ungkap Putu.

Dia menambahkan, untuk memperkuat konsep desain Konservasi Pantai tersebut, akan didukung dengan sejumlah survei topografi dan geometri untuk memastikan posisi bangunan pengendali ombak dan investigasi sumber material.

"Kemudian desain itu akan kami diskusikan dengan masyarakat untuk bersama-sama merumuskan desain yang cocok dan diterima masyarakat," ujarnya.

Dia berharap pengerjaan Konservasi Pantai di Bali Tahap II tersebut dapat dilakukan secara bersamaan dan ditargetkan  seluruhnya akan selesai pada tahun 2022 .

Dari hasil kajian JICA pada 2011 di Pantai Legian-Seminyak, diketahui telah terjadi kemunduran garis pantai yang secara perlahan sehingga gelombang laut pada saat air pasang mencapai bibir pantai. Panjang Konservasi Pantai Legian-Seminyak yang akan ditangani direncanakan sepanjang 2,9 kilometer dengan menambah pengisian pasir pantai di sepanjang wilayah konservasi.

Hal serupa juga terjadi di Pantai Candidasa. Berdasarkan hasil kajian JICA pada 2011, terlihat kondisi pantai yang mengalami abrasi dan  kondisi terumbu karang yang terdegradasi. Rencananya akan dilakukan modifikasi dinding pantai eksisting dan komposisinya, serta pengisian pasir sepanjang 5 kilometer di sepanjang garis pantai tersebut.

Tag : infrastruktur
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top