Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pengembangan Pariwisata Babel Terus Digenjot

Kementerian Pariwisata terus berupaya menggenjot pengembangan pariwisata di Provinsi Kepulauan Bangka dan Belitung (Babel).
Amanda Kusumawardhani
Amanda Kusumawardhani - Bisnis.com 28 Februari 2017  |  15:18 WIB
Tanjung Kelayang - indonesia.travel
Tanjung Kelayang - indonesia.travel

Bisnis.com, JAKARTA—Kementerian Pariwisata terus berupaya menggenjot pengembangan pariwisata di Provinsi Kepulauan Bangka dan Belitung atau Babel.

Salah satunya dengan menggelar Kejuaraan Dunia MXGP 2017 di Pangkal Pinang, Babel. Kejuaran dunia motocross ini bakal diadakan pada 4-5 Maret dengan perkiraan mampu menyedot banyak pengunjung.

“Kebetulan skala acaranya besar yakni kejuaraan dunia motocross. Lokasi acara juga tak jauh dari Tanjung Kelayang yang sudah ditetapkan ke dalam 10 destinasi prioritas,” kata Ketua Pokja Percepatan Destinasi Prioritas Kemenpar Hiramsyah S. Thaib, dalam keterangan resmi, Selasa (28/2/2017).

Tanjung Kelayang adalah salah satu dari 10 destinasi prioritas yang ditetapkan pemerintah dengan istilah “Bali Baru”. Selain Tanjung Kelayang, sembilan wilayah lainnya adalah Danau Toba (Sumatra Utara), Tanjung Lesung (Banten), Kepulauan Seribu (DKI Jakarta), Candi Borobudur (Jawa Tengah), Gunung Bromo & Gunung Semeru (Jawa Timur), Labuan Bajo (Nusa Tenggara Timur), Mandalika (Nusa Tenggara Barat), Wakatobi (Sulawesi Tenggara), dan Morotai (Maluku Utara).

Hal itu terangkum dalam PP No. 6 tahun 2016 mengenai penetapan Tanjung Kelayang sebagai 10 destinasi prioritas. Tak hanya itu, area ini juga ditetapkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Tanjung Kelayang.

Sebagai destinasi prioritas, Tanjung Kelayang harus memenuhi aspek 3 A yakni atraksi, amenitas (kenyamanan), dan aksesibiltas. Untuk itu, pemerintah berencana membangun jalan nasional, pelabuhan, jaringan listrik, solar cell, dan penyediaan sarana air bersih, dengan investasi Rp10 triliun.

Menurutnya, Bandara Hanandjoedin harus menjadi bandara internasional karena 75% wisman datang menggunakan transportasi udara. Tak hanya itu, landasan pacu bandara mulai disesuaikan agar bisa menjadi lokasi pendaratan pesawat berbadan besar.

Pasalnya, saat in, wisatawan mancanegara dari Malaysia, Singapura, dan China seringkali datang ke Babel dengan jumlah besar. Setelah akses udara diperbaiki, ia menyebutkan pemerintah siap bekerjasama dengan pelaku usaha setempat untuk membangun homestay di sekitar Tanjungpandan.

“Pertumbuhan hotel juga begitu melesat sehingga wisatawan bisa menemukan hotel-hotel berbintang, resort, cottage hingga hotel melati di sana. Keindahan alam di Tanjung Kelayang tak kalah dari Phuket dan Langkawi,” ucapnya.

Berdasarkan data BPS, jumlah wisatawan mancanegara yang datang ke Babel juga terus menunjukkan peningkatan. Pada 2013, Babel dikunjungi setidaknya 209.636 orang, lalu naik menjadi 271.673 orang pada 2014, dan 264.327 orang pada 2015.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pariwisata babel
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top