HUT ke-238 Tahun, Museum Nasional Pamerkan “Storyline”

Museum Nasional Indonesia yang tahun ini menginjak usia ke-238 memamerkan "storyline" atau alur kisah Museum Nasional yang baru yang dibangun berlandaskan pada konsep ke-Indonesiaan seutuhnya.
Newswire | 02 Desember 2016 10:54 WIB
Museum Nasional - Wikipedia

Bisnis.com, JAKARTA - Museum Nasional Indonesia yang tahun ini menginjak usia ke-238 memamerkan "storyline" atau alur kisah Museum Nasional yang baru yang dibangun berlandaskan pada konsep ke-Indonesiaan seutuhnya.

Kepala Museum Nasional Indonesia Intan Mardiana di Jakarta, Jumat (2/12/2016), mengatakan setelah mengalami dua kali pemindahan lokasi sejak pada 1811 dan 1862, serta penambahan Gedung B yang diresmikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 2007, Museum Nasional kini melakukan revitalisasi museum yang dalam prosesnya nanti akan menutup Gedung A selama 1,5 tahun.

Selain itu, menambah gedung baru (Gedung C) yang sedang dalam taraf pembangunan, dan memperbarui seluruh storyline atau alur kisah museum.

Menurut dia, Museum Nasional akan tetap menjalankan perannya sebagai pusat informasi, budaya, sosial, kajian, dan inspirasi. Pengembangan Museum Nasional Indonesia yang baru ini menuju ke arah visi Museum Kebudayaan Indonesia Bertaraf Internasional.

Dikatakan, pameran "Storyline Museum Nasional Baru" yang dimulai sejak 1 Desember 2016 akan menjadi uji coba publik terhadap alur kisah Museum Nasional yang baru nantinya. Alur kisah ini berlandaskan pada konsep keindonesiaan seutuhnya.

Kebudayaan Indonesia disajikan segi tangible maupun intangiblenya, baik itu kebudayaan agraris, kebudayaan bahari, kebudayaan sungai, maupun kebudayaan hutan dan pegunungan, ujar dia.

Dari ujung Papua sampai ujung Sumatra, tidak sekadar informatif, tetapi juga sebagai upaya memaknai keindonesiaan.

Alur kisah yang baru diharapkan dapat lebih menghidupkan kisah di balik artefak, agar bisa menjadi jendela atau pintu masuk untuk memperkenalkan identitas bangsa Indonesia.

Berbagai identitas yang dimiliki oleh seseorang atau kelompok berupa identitas gender, etnis, bahasa, sosial, nasional, ras, keagamaan, dan regional dapat menyadarkan, memberikan kebanggaan, dan menjadi bagian dari bangsa Indonesia, lanjut Intan.

Koleksi-koleksi Museum Nasional menjadi pesan dan sumber informasi yang menggambarkan bentuk-bentuk kebudayaan Indonesia dari jaman ke jaman, serta menggambarkan proses-proses yang menjadikan Indonesia seperti sekarang.

Berbasis tema Pendidikan Kebudayaan Indonesia, rencana Alur Kisah Museum Nasional Indonesia akan terbagi menjadi tiga subtema yakni Menjadi Indonesia, Pusaka Nusantara, dan Lestari Indonesia.

Penyusunan alur kisah ini, menurut dia, juga disesuaikan dengan perubahan tata ruang dan alur pengunjung, sesuai rencana perubahan pintu masuk pengunjung.

Pameran "Storyline Museum Nasional Baru", yang diselenggarakan tanggal 1-22 Desember 2016 diharapkan bisa memberikan cuplikan gambaran perjalanan panjang dan warisan sejarah kebudayaan bangsa Indonesia dalam proses pembentukan identitas tersebut.

Pada akhirnya, warisan budaya inilah yang menjadi sumber kekayaan dan kekuatan budaya bangsa yang dapat dikembangkan bagi kepentingan generasi sekarang dan generasi mendatang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
museum nasional

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top