Jokowi Segera Bentuk Badan Otoritas Pariwisata Labuan Bajo

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Nusa Tenggara Timur Marius Ardu Jelamu mengatakan, Pemerintah NTT segera menetapkan Badan Otoritas Pariwisata Labuan Bajo sebagai kawasan khusus pengembangan pariwisata dan ekonomi baru.
Newswire | 25 Agustus 2016 19:46 WIB
Labuan Bajo - maritim.go.id

Bisnis.com, KUPANG - Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Nusa Tenggara Timur Marius Ardu Jelamu mengatakan, Pemerintah NTT segera menetapkan Badan Otoritas Pariwisata Labuan Bajo sebagai kawasan khusus pengembangan pariwisata dan ekonomi baru.

"Penetapan badan untuk pengembangan wisata itu segera dikukuhkan dalam bentuk peraturan presiden (Perpres) yang dalam waktu dekat akan dikeluarkan Presiden Joko Widodo," katanya di Kupang, Kamis (25/8/2016).

Menurut Jelamu, Badan Otoritas Pariwisata Labuan Bajo nantinya tak hanya membangun fasilitas pendukung pariwisata di ibukota Kabupaten Manggarai Barat tersebut, melainkan juga di daerah lain di seluruh NTT.

"Terpilihnya Labuan Bajo sebagai salah satu dari 10 destinasi prioritas nasional yang dalam waktu dekat peraturan presidennya akan menetapkan badan otoritas pengembangan pariwisata Labuan Bajo dan sekitarnya terintegrasi dengan destinasi wisata dan ekonomi kreatif yang tersebar di 22 kabupaten kota di seluruh Nusa Tenggara Timur," katanya.

Dikatakan, Labuan Bajo sebetulnya memiliki sejumlah tawaran dan potensi objek wisata, namun masih memerlukan banyak perbaikan.

Karena itu, dengan adanya badan khusus tersebut, ia berharap nantinya akan ada banyak pilihan objek wisata dan pengelolaan maksimal terhadap potensi wisata di kawasan ini.

"Di dalam peraturan presiden yang akan ditetapkan itu, pengembangan wisata Labuan Bajo tidak terpisah dari pengembangan wisata dari Pulau Timor, Sumba, Sabu, Rote, Lembata dan Alor dalam satu kesatuan yang terintegrasi," katanya.

Labuan Bajo merupakan Ibu Kota Kabupaten Manggarai Barat. Terletak di ujung barat Pulau Flores, kawasan ini merupakan daerah pelabuhan dengan banyak pantai menawan dan pulau kecil, termasuk Pulau Komodo yang menjadi salah satu tujuh keajaiban alam dunia.

Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat berharap pemerintah pusat memberi perhatian khusus untuk infrastruktur jalan, listrik dan air bersih. Sebab, ketiga faktor itu kerap menghambat pengembangan pariwisata di Labuan Bajo, Manggarai Barat.

Pasokan listrik dan infrastruktur jalan menjadi dua hal yang paling sering dikeluhkan masyarakat. Perbaikan atas keduanya juga kerap diutarakan pihak swasta yang ingin berinvestasi di daerah ini.

Selain Labuan Bajo, pemerintah berencana membentuk Badan Otorita Pariwisata di sembilan destinasi wisata prioritas lainnya.

Antara lain Danau Toba, Mandalika (Nusa Tenggara Barat), Morotai (Maluku Utara), Tanjung Kelayang (Bangka Belitung), Wakatobi (Sulawesi Tenggara), Bromo (Jawa Timur), Candi Borobudur, Tanjung Lesung (Banten) dan Kepulauan Seribu (DKI Jakarta).

Sumber : Antara

Tag : labuan bajo
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top