Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

LEBARAN 2016: Hotel Di Senggigi Diserbu Wisatawan Sejak H-1

Libur Lebaran 2016 yang diikuti liburan sekolah berdampak terhadap tingkat penghunian kamar hotel di kawasan wisata Senggigi, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB) terisi penuh sejak satu hari sebelum (H-1) Idul Fitri 1437 Hijriyah.
Martin Sihombing
Martin Sihombing - Bisnis.com 06 Juli 2016  |  05:01 WIB
Seorang anak duduk diatas kano yang disewakan di pantai Senggigi, Kecamatan Batulayar, Gerung, Lombok Barat, NTB. - Antara
Seorang anak duduk diatas kano yang disewakan di pantai Senggigi, Kecamatan Batulayar, Gerung, Lombok Barat, NTB. - Antara

Bisnis.com, MATARAM -  Libur Lebaran 2016 yang diikuti liburan sekolah berdampak terhadap tingkat penghunian kamar hotel di kawasan wisata Senggigi, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB) terisi penuh sejak satu hari sebelum (H-1) Idul Fitri 1437 Hijriyah.

"Okupansi hotel hingga 100 persen akan berlangsung hingga tiga hari setelah (H-3) Lebaran karena pengunjung rata-rata menginap selama tiga malam," kata General Manager Hotel Jayakarta Lombok, Cherry Abdul Hakim, di Senggigi, Lombok Barat, Selasa (5/7/2016).

Ia mengatakan, tingkat hunian kamar hotel di kawasan wisata Senggigi, mulai ramai sejak H-4 dengan okupansi mencapai 85 hingga 90 persen.

Para pengunjung yang menginap 70 persen adalah wisatawan domestik dari Jakarta dan Pulau Jawa, serta Kalimantan, sisanya 30 persen tamu asing dari berbagai negara.

Menurut Cherry, para wisatawan tersebut ingin merayakan libur Lebaran dan libur sekolah. Hal itu terlihat dari data tamu hotel yang datang secara rombongan bersama keluarga.

"Sebanyak 90 persen tamu yang menginap datang secara rombongan, ada yang bersama anak dan isteri serta sahabat. Minimal rombongan tamu memesan dua kamar sejak jauh hari sebelum Lebaran," ujarnya.

Kondisi okupansi hotel yang mencapai 100 persen, kata dia, terjadi hampir setiap tahun menjelang Lebaran hingga tiga hari setelah Idul Fitri. Hampir semua kamar hotel di kawasan wisata Senggigi terisi penuh.

Libur lebaran bahkan sudah menjadi momen tingkat hunian kamar hotel di Lombok, mencapai titik tertinggi, selain momen libur perayaan tahun baru pada akhir Desember.

Hal ini, menurut Cherry, disebabkan kondusifitas daerah yang ikut mendukung minat wisatawan berkunjung menikmati keindahan Pulau Lombok pada setiap momen liburan.

"Mudahan tiak ada hal-hal yang sifatnya teror seperti yang terjadi di Jawa Tengah. Tapi kami tetap waspada dengan menjalankan prosedur pemeriksaan bagi setiap tamu, terutama yang menggunakan kendaraan roda empat," katanya.

Selain di kawasan wisata Senggigi, okupansi hotel yang mencapai 100 persen pada H-1 hingga H+3 Idul Fitri 1437 Hijriyah, juga dinikmati sejumlah hotel bintang di Kota Mataram.

Secretary and Public Relation Hotel Santika Mataram Beauty Yuliana Subarja, mengaku seluruh kamar sudah dipesan para tamu dari Jakarta dan Pulau Jawa beberapa hari sebelum Lebaran.

"Rata-rata mereka pesan kamar untuk menginap mulai H-1 hingga H+3 Idul Fitri. Biasanya, mereka mencari hotel di kota kalau resort di kawasan wisata Senggigi, sudah terisi penuh. Mungkin ini dampak libur Lebaran disertai libur sekolah," katanya.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

senggigi lombok

Sumber : ANTARA

Editor : Martin Sihombing

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Banner E-paper
To top