Indonesia Promosi Wisata di Taiwan

Indonesia berencana mempromosikan potensi pariwisata di seluruh daerah melalui kegiatan "Junior Chamber International Asia Pacific Conference" pada 3-5 Juni 2016 di Kaohsiung, Taiwan.
Newswire | 02 Juni 2016 18:52 WIB
Indonesia promosi wisata di Taiwan - Antara

Bisnis.com, KAOSHIUNG - Indonesia berencana mempromosikan potensi pariwisata di seluruh daerah melalui kegiatan "Junior Chamber International Asia Pacific Conference" pada 3-5 Juni 2016 di Kaohsiung, Taiwan.

"Taiwan merupakan salah satu pasar utama untuk pariwisata Indonesia karena masuk dalam peringkat 10 besar," kata Penasihat Senior untuk Kementerian Pariwisata Harry Waluyo kepada pers, di Kaohsiung, Kamis (2/6/2016).

Keikutsertaan Indonesia dalam kegiatan itu dinilai sangat penting, mengingat sejumlah faktor mendukung untuk bisa menarik wisatawan Taiwan, antara lain letak geografis yang tidak terlalu jauh dan ketertarikan wisatawan Taiwan terhadap daya tarik dan destinasi wisata yang dimiliki Indonesia.

Dukungan Kementerian Pariwisata pada kegiatan Promosi Wonderful Indonesia pada "Junior Chamber International Asia Pacific Conference 2016" tersebut, menampilkan "branding Wonderful Indonesia" pada berbagai materi promosi kegiatan Promosi Wonderful Indonesia di Taiwan.

Promosi pada kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan citra pariwisata Indonesia di mata masyarakat Taiwan, sehingga dapat berkontribusi pada meningkatnya kunjungan wisatawan mancanegara asal Taiwan ke Indonesia.

Sehari sebelum mempromosikan potensi pariwisata di Junior Chamber International Asia Pacific Conference, Kemenpar bersama Junior Chamber International (JIC) menyelenggarakan VIP Luncheon yang dihadiri sekitar 200 pebisnis anggota JIC dari berbagai negara dengan mengisi tarian Bali Penyembrahma, angklung, serta lagu-lagu khas Indonesia.

"Saya berharap agar anggota JIC juga bisa mempromosikan potensi pariwisata Indonesia ke negara anggota," ucap Harry.

Indonesia dan Taiwan tidak memiliki hubungan diplomatik, karena Indonesia menganut Kebijakan Satu China (One China Policy). Namun, kerja sama kedua pihak berjalan dengan baik, bahkan menunjukkan banyak kemajuan di bidang ekonomi, perdagangan, pendidikan, pariwisata, dan ketenagakerjaan.

Di sisi lain pihak Taiwan sendiri menghormati asas dan arah politik luar negeri Indonesia yang bebas-aktif serta menganut Kebijakan Satu China.

Sumber : Antara

Tag : pariwisata
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top