KAPAL SPIRIT of MAJAPAHIT: Pelayaran Dimulai Bulan Ini, Libatkan Ahli Sejarah

Kementerian Koordinator Bidang Maritim dan Sumber Daya Republik Indonesia bekerjasama dengan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia dan Komunitas Pecinta Majapahit meresmikan pelaksanaan ekspedisi Spirit of Majapahit, Senin (2/5/2016)
Gloria Fransisca Katharina Lawi | 02 Mei 2016 14:13 WIB
Kapal Spirit of Majapahit. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA– Kementerian Koordinator Bidang Maritim dan Sumber Daya Republik Indonesia bekerjasama dengan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia dan Komunitas Pecinta Majapahit meresmikan pelaksanaan ekspedisi Spirit of Majapahit, Senin (2/5/2016).

Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Manusia, IPTEK, dan Budaya Maritim Kementerian Koordinator Bidang Maritim dan Sumber Daya, Safri Burhanuddin menyatakan Tim Ekspedisi Spirit of Majapahit sudah dilakukan sejak 2009.

“Pembangunan kapal ini dilanjutkan di Madura, Jawa Timur. Direncanakan berangkat 2010 ke Jepang, tetapi 2010 ada badai di Manila, Filipina sehingga keberangkatan dibatalkan. Sementara pada 2011 terjadi tsunami di Jepang, alhasil ditunda kembali dan baru 2016 dilanjutkan,” terang Safri dalam sambutannya membuka ekspedisi Spirit of Majapahit, di Gedung Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi.

Safri menyebut kegiatan ini dilakukan untuk mengembangkan relasi budaya yang baik antara Indonesia dan Jepang, serta mengingatkan adanya momentum sejarah pada abad 13 dimana ada kapal Kerajaan Majapahit yang berlayar ke Okinawa, Jepang. Sejak saat itu sejarah mencatat sudah ada hubungan bilateral antara Indonesia dengan Jepang.

“Ada bukti pusaka Majapahit berupa keris dan peluru atau produk imori khas Jepang yang dijumpai dari Majapahit. Ini kami ingin buktikan sudah hubungan. Tahun ini melaksanakan, nanti ada kapal layar yang seperti replikanya di Candi Borobudur,” ujarnya.

Pelayaran Spirit of Majapahit ini akan dimulai pada hari Minggu bulan ini. Rencana ekspedisi ini sebelumnya direncanakan dengan melibatkan para ahli sejarah dan perkapalan dari Jerman, Belanda, Perancis, Jepang, Institut Teknologi Surabaya, Universitas Hasanuddin, Universitas Sumatera Utara, dan Universitas Indonesia. Ekspedisi ini juga bekerjasama dengan Takushoku University.

Kegiatan ini akan meliputi napak tilas pelayaran Majapahit ke Jepang pada awal bulan Mei-Juli 2016 dengan rute Jakarta-Pontianak-Brunei Darussalam-Manila-Jepang. Kegiatan lainnya adalah menjadikan kapal layar Spirit of Majapahit sebagai simbol dari semangat maritime Majapahit dan menjadi monument di Jepang.

 

Tag : wisata
Editor : Linda Teti Silitonga

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top