Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Hubungan Bisnis Dibuka, Starwood Bangun Tiga Hotel di Kuba

Jaringan Starwood Hotels & Resorts Worldwide, Inc. hari ini waktu setempat menandatangani kesepakatan pembangunan tiga hotel baru di Kuba sekaligus menandai masuknya bisnis jasa asal AS untuk pertama kalinya dalam kurun hampir 60 tahun.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 21 Maret 2016  |  15:53 WIB
Hubungan Bisnis Dibuka, Starwood Bangun Tiga Hotel di Kuba
Starwood Hotels & Resorts Worldwide. - starwoood
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Jaringan Starwood Hotels & Resorts Worldwide, Inc. hari ini waktu setempat menandatangani kesepakatan pembangunan tiga hotel baru di Kuba sekaligus menandai masuknya bisnis jasa asal AS untuk pertama kalinya dalam kurun hampir 60 tahun.

Penandatanganan itu dilakukan menyusul keluarnya persetujuan dari Departemen Keuangan AS untuk beroperasi di negara komunis itu.

Hotel Inglaterra yang berbasis di Havana akan bergabung dengan the Luxury Collection and Hotel Quinta Avenida dan akan menjadi hotel Four Points di bawah operasi jaringan Sheraton. Kedua hotel tersebut akan menjalani renovasi sebelum menggunakan merek baru pada akhir 2016.

Perusahaan itu juga menandatangani letter of intent untuk mengubah Hotel Santa Isabel yang terkenal menjadi anggota the Luxury Collection.

"Kami percaya Starwood merupakan mitra yang tepat untuk membuka jalan bagi hubungan bisnis antara AS dan Kuba dan kami bergerak cepat untuk memamfaatkan peluang ini seiring keluarnya persetujuan pemerintah," ujar Kenneth S. Siegel, Konsul Jenderal Adminsitrasi Starwood, sebagimana dikutip hotelbusiness.com, Senin (21/3/2016).

Siegel menyatakan masuknya Starwood Hotels ke pasar Kuba memiliki dampak posisitf bagi penduduk setempat, selain memelihara dan melindungi budaya dan ekosistem yang baik di samping membuka lapangan kerja.

Jorge Giannattasio, Kepala Operasi Starwood untuk Amerika Latin, menambahkan bahwa pengalihan operasi hotel sebagimana yang dilakukan saat ini memberi kesempatan bagi pihaknya untuk memelihara sejarah arsitetur dan budaya.

"Dengan pengalaman yang panjang, kami melihat para tamu akan banyak datang ke Kuba dalam beberapa dekade ke depan," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kuba HOTEL
Editor : Fatkhul Maskur
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top