Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Jalur Pendakian Gunung Slamet Dibuka Kembali

Jalur pendakian Gunung Slamet melalui Dukuh Bambangan, Desa Kutabawa, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, dibuka kembali setelah sempat ditutup sejak 8 Februari 2016 akibat cuaca buruk.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 11 Maret 2016  |  08:00 WIB
Semburan lava pijar pada kawah Gunung Slamet terlihat dari Desa Pandansari, Paguyangan, Brebes, Jawa Tengah, Kamis (4/9/2014).  - ANTARA
Semburan lava pijar pada kawah Gunung Slamet terlihat dari Desa Pandansari, Paguyangan, Brebes, Jawa Tengah, Kamis (4/9/2014). - ANTARA

Bisnis.com, PURBALINGGA - Jalur pendakian Gunung Slamet melalui Dukuh Bambangan, Desa Kutabawa, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, dibuka kembali setelah sempat ditutup sejak 8 Februari 2016 akibat cuaca buruk.

"Jalur pendakian Gunung Slamet kembali dibuka sejak hari Rabu (9/3)," kata Kepala Bidang Pariwisata Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Purbalingga Prayitno di Purbalingga, Jumat (11/3/2016).

Ia mengatakan pada hari pertama pembukaan kembali, tercatat sekitar 50 pendaki naik ke Gunung Slamet melalui Pos Pendakian Dukuh Bambangan.

"Kemungkinan pada malam Minggu besok bakal banyak yang mendaki karena biasanya setiap Sabtu malam, banyak pendaki yang mendaki Gunung Slamet melalui Pos Bambangan," katanya.

Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga pada 8 Februari 2016 menutup sementara jalur pendakian Gunung Slamet yang melalui Dukuh Bambangan karena hujan lebat disertai angin kencang.

Selama penutupan jalur pendakian tersebut, Dinas "kebanjiran" telepon dari calon pendaki yang ingin mendaki Gunung Slamet. "Mereka menanyakan kapan jalur pendakian tersebut kembali dibuka," kata Prayitno

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gunung slamet Jalur Pendakian

Sumber : Antara

Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top