Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Gunung Bromo Siaga, Turis Dilarang di Radius 2,5 Km

Abu vulkanis Gunung Bromo mengguyur beberapa desa di Kecamatan Sukapura, Probolinggo, yang jaraknya 17 kilometer dari bibir kawah gunung berapi aktif di Jawa Timur itu menurut Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Probolinggo.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 08 Desember 2015  |  17:32 WIB
Gunung Bromo Siaga, Turis Dilarang di Radius 2,5 Km
Para pengunjung yang memadati obyek wisata gunung Bromo, salah satu obyek wisata di Jawa Timur yang diminati wisatawan domestik maupun mancanegara. - Bisnis.com/Natalia Indah Kartikaningrum
Bagikan

Kabar24.com, PROBOLINGGO-- Abu vulkanis Gunung Bromo mengguyur beberapa desa di Kecamatan Sukapura, Probolinggo, yang jaraknya 17 kilometer dari bibir kawah gunung berapi aktif di Jawa Timur itu menurut Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Probolinggo.

"Kami mendapat laporan hujan abu vulkanis Gunung Bromo turun di tujuh desa di Kecamatan Sukapura karena arah angin dan petugas masih melakukan pengecekan ke lokasi setempat," kata Kepala BPBD Probolinggo Dwi Djoko di Probolinggo, Jawa Timur, Selasa (8/12/2015).

Menurut dia, BPBD Probolinggo akan membagikan masker kepada warga desa yang terkena guyuran abu vulkanis gunung dengan tinggi 2.329 meter di atas permukaan laut tersebut.

"Kami memiliki stok masker sebanyak 134 ribu masker di gudang BPBD Probolinggo, namun belum dibagikan karena hujan abu vulkanis masih sangat tipis dan arah angin yang sering berubah-ubah," tuturnya.

"Dalam waktu dekat akan kami bagikan masker kepada warga yang terdampak debu vulkanis Bromo itu," katanya serta menambahkan sejauh ini guyuran abu Bromo belum sampai mengganggu aktivitas warga.

Menurut data BPBD Probolinggo ada 19 desa di tiga kecamatan yang terdampak letusan Gunung Bromo, 11 desa di Kecamatan Sukapura, lima desa di Kecamatan Sumber, dan tiga desa di Kecamatan Lumbang.

Gempa

Data Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral mencatat gempa vulkanis masih terjadi di Gunung Bromo dengan amplitudo dominan 6 milimeter.

Asap yang keluar dari kawah berwarna kelabu hingga kecokelatan dengan tekanan sedang hingga kuat yang tingginya berkisar 200-300 meter dari puncak dan tertiup angin ke arah barat-barat daya.

Status gunung di perbatasan Kabupaten Probolinggo, Lumajang, Malang, dan Pasuruan itu masih siaga.

PVMBG mengimbau warga dan wisatawan tidak melakukan aktivitas di radius 2,5 kilometer dari bibir kawah karena kandungan belerang pekat dikhawatirkan mengganggu pernapasan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gunung bromo

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top