Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Turki Punya Kursi Taman Khusus untuk Wanita

Sebuah kawasan di Istanbul memasang 600 kursi taman yang dirancang khusus untuk wanita yang merasa tidak nyaman duduk sebangku dengan orang asing.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 04 November 2015  |  10:43 WIB
Turki Punya Kursi Taman Khusus untuk Wanita
Istanbul, Turki - herube
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA- -Sebuah kawasan di Istanbul memasang 600 kursi taman yang dirancang khusus untuk wanita yang merasa tidak nyaman duduk sebangku dengan orang asing.

Kursi-kursi berwarna cerah yang menarik perhatian di kawasan Avcilar, Istanbul itu, bisa diputar 360 derajat. Dengan demikian, para wanita bisa menghadap arah yang mereka inginkan sebagimana dikutip BB.co.uk, Rabu (4/11/2015).

Kursi itu juga dilengkapi  tempat untuk menggantung tas maupun barang bawaan lainnya. Jika tidak digunakan, kursi-kursi taman itu dapat dilipat membentuk bunga tulip.

Bunga tulip adalah bunga asal Turki dan sangat populer di Istanbul, kota yang sering mengadakan festival bunga tulip tahunan untuk menarik kunjungan wisata.

Wali Kota Handan Toprak mengatakan, dirinya memiliki gagasan itu setelah melihat seorang wanita yang berpakaian konservatif tampak lelah dan tidak ingin duduk di bangku bersama seorang pria yang asing.

"Saya tahu mereka khawatir bila duduk dengan orang asing, dengan laki-laki yang tidak mereka kenal karena hal itu akan memicu rumor. Mereka khawatir kalau posisi duduk berdampingan itu bisa dianggap berselingkuh," katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

wisata turis

Sumber : BBC.co.uk

Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top