Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Inggris Uji Coba Visa untuk Turis China

Pemerintah Inggris akan melakukan uji coba yang memperbolehkan warga China untuk mendapat visa turis selama dua tahun di Inggris dengan besaran biaya yang diturunkan dari sebelumnya.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 22 Oktober 2015  |  11:23 WIB
Inggris Uji Coba Visa untuk Turis China
Turis asal China bebas visa ke Indonesia mulai - spraguephoto.com
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA-- Pemerintah Inggris akan melakukan uji coba yang memperbolehkan warga China untuk mendapat visa turis selama dua tahun di Inggris dengan besaran biaya yang diturunkan dari sebelumnya.

Langkah pemerintah Inggris itu bertujuan untuk memperkuat hubungan dagang antara kedua negara menyusul pertemuan antara Perdana Menteri David Cameron dan Presiden Xi Jinping Xi melakukan kunjungan kenegaraan selama empat hari. Sebelumnya Xi  melakukan kunjungan yang sama ke Amerika Serikat.

Visa bagi warga China itu akan diberikan dengan biaya hanya £85 atau sekitar Rp1,8 juta. Sedangkan biayanya sekarang adalah £324 atau sekitar Rp6,8 juta menurut sumber pemerintah sebagaimana dikutip BBC.co.uk, Kamis (22/10/2015).

Kebijakan itu juga dibuat untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan China ke Inggris. Meski China masih mengalami pelemahan pertumbuhan ekonomi, namun jumlah wisatawan yang berkunjung ke luar negeri terus meningkat dari tahun ke tahun.

Bahkan Jumlah mereka yang berkunjung ke Inggris meningkat lebih dari dua kali lipat dalam lima tahun terakhir. Kementrian keuangan berharap dalam 10 tahun China akan menjadi mitra dagang nomor dua terbesar Inggris.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

visa wisatawan manca negara

Sumber : bbc.co.uk

Editor : John Andhi Oktaveri
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top