Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Festival Laskar Pelangi Kembali Digelar 27-29 Agustus 2015

Sebuah festival yang dijiwai oleh sastra, budaya, pendidikan, dan pesan kemanusian akan hadir kembali di Pulau Belitung. Festival Laskar Pelangi (FLP) akan dihelat pada 27-29 Agustus 2015 berlokasi di Pantai Lor In Tanjung Tinggi, Kecamatan Sijuk Kabupaten Belitung.n
Dimas Novita Sari
Dimas Novita Sari - Bisnis.com 25 Agustus 2015  |  08:44 WIB
Festival Laskar Pelangi - youtube
Festival Laskar Pelangi - youtube

Bisnis.com, JAKARTA - Sebuah festival yang dijiwai oleh sastra, budaya, pendidikan, dan pesan kemanusian akan hadir kembali di Pulau Belitung. Festival Laskar Pelangi (FLP) akan dihelat pada 27-29 Agustus 2015 berlokasi di Pantai Lor In Tanjung Tinggi, Kecamatan Sijuk Kabupaten Belitung.

Setelah sebelumnya sukses digelar, FLP tahun ini akan tetap mengusung konsep tarian dalam balutan apsek sastra dan musik terutamanya puisi dan jazz. Rangkaian acara juga akan berlangsung di Museum Kata Andrea Hirata, Kecamatan Gantung, Kabupaten Belitung Timur dengan menghadirkan 70 penari anak-anak.

Selain itu, juga ada 50 penari dari Sanggar Tari Belitong Lesong Batang, penampilan Elektra (violon, viola, dan cello), serta penampilan Meda yang akan menyanyikan lagu Laskar Pelangi.

Dikutip dari Wonderful Indonesia, Selasa (26/8/2015), ikon utama Festival Laskar Pelangi adalah Tarian Pendulang Timah. Tarian tersebut dimainkan secara teatrikal oleh ratusan anak-anak sekolah.

Mereka mewarnai tubuhnya untuk kemudian melakukan serangkaian gerakan tarian, yaitu gerakan serempak sambil berteriak kung kang kung, gerakan sambil mendesis seperti ular, lalu teriakan hee haa secara berulang-ulang. Tarian tersebut akan diakhiri dengan membuat formasi seperti rantai yang menggambarkan interaksi anak-anak. Atraksi selama 30 menit itu diakhiri dengan aksi duduk di depan panggung utama FLP Puisi dan Jazz.

Tarian Pendulang Timah menggambarkan warga Belitung yang awalnya merupakan penambang dan warga mulai berlaih profesi karena sumber daya tersebut perlahan habis. Sisi lain yang tersirat dari tarian ini bagaimana para pendulang timah yang kebanyakan merupakan siswa SMP tidak lagi semangat untuk sekolah karena telah memiliki penghasilan.

Festival Laskar Pelangi pertama kali dicetuskan oleh Andrea Hirata, penulis novel best seller berjudul Laskar Pelangi pada 2010. Tujuannya untuk menjaga semangat dan nilai-nilai moral yang dipesankan dalam novel dan film tersebut sekaligus menjadi ajang melestarikan sastra dan budaya serta kesenian Belitung.

Kegiatan FLP 2015 didukung oleh Lor In Belitung Hotel, PT Ranati, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Pemerintah Kabupaten Belitung, dan Museum Kata Andrea Hirata. Diharapkan festival ini mampu mendongkrak popularitas pariwisata Belitung yang berkembang pesat sejak novel dan film Laskar Pelangi dikenal banyak orang di nusantara sampai mancanegara.

Belitung dahulu lebih dikenal sebagai pulau tambang penghasil timah, pasir kuarsa, dan kaolin. Karena film Laskar Pelangi, keindahan Belitung terkuak ke mata dunia. Setidaknya ada lebih dari 100 pulau kecil mengelilingi Pulau Belitung. Menariknya hampir semua pulau-pulau tersebut dihiasi pasir putih disertai rentetan batu granit raksasa.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

laskar pelangi
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top