Cara Pegipegi.com Bersaing di Ranah Online

Bisnis.com, JAKARTA -- Perusahaan yang bergerak di ranah online booking hotel dan pesawat di Indonesia semakin ramai, salah satu yang sudah cukup lama berkecimpung di bidang ini adalah PegiPegi.
Ropesta Sitorus | 25 Juni 2015 21:19 WIB
Seorang turis tengah melihat pemandangan pantai dari ketinggian - www.berau.at

Bisnis.com, JAKARTA -- Perusahaan yang bergerak di ranah online booking hotel dan pesawat di Indonesia semakin ramai, salah satu yang sudah cukup lama berkecimpung di bidang ini adalah PegiPegi.

Selain situs website www.pegipegi.com yang diluncurkan sejak Mei 2012 lalu, startup ini juga menyediakan berbagai platform yang memudahkan komunikasi dengan pelanggan, seperti Line, BBM, Whatsapp, serta telepon dan e-mail.

COO PegiPegi Kohei Nakajima mengatakan, startup ini merupakan kolaborasi tiga perusahaan asal Indonesia dan Jepang yakni perusahaan periklanan digital asal Indonesia Alternative Media Group (AMG), perusahaan penyedia solusi IT Altavindo, dan perusahaan periklanan asal Jepang Recruit Holding Co.

“PegiPegi.com didirikan untuk membantu masyarakat Indonesia agar lebih menikmati liburannya lewat penyediaan berbagai platform yang memudahkan mereka mencari, membandingan dan memesan hotel dan tiket pesawat dengan punya harga terjangkau,” katanya kepada Bisnis, Kamis (25/6/2015)..

Dibandingkan dengan bisnis OTA lain yang sejenis, dia mengklaim PegiPegi menawarkan beberapa keunggulan. Dari segi jumlah hotel yang diajak kerja sama, PegiPegi memiliki jaringan lebih dari 3.800 hotel yang tersebar di hampir semua kota di Indonesia.

Tarif kamar yang disajikan sangat beragam karena kelasnya juga berbeda-beda mulai mulai dari hotel bertarif Rp60.000 semalam hingga hotel bintang lima dengan tarif Rp3 juta per malam. Selain itu, ada juga akomodasi berbentuk villa yang dapat direservasi di PegiPegi.com.

Dari segi harga, PegiPegi juga menyatakan harga yang ditawarkan lebih terjangkau, karena pihaknya menjalin kerja sama secara langsung dengan hotel-hotel tersebut.

Dengan koneksi langsung tersebut, ada sejumlah keuntungan yang ditawarkan kepada pelanggan seperti kemudahan melakukan rescheduling atau dalam negosisasi harga.

“Staff kami juga bisa melakukan lebih banyak hal dalam menolong pelanggan dalam mengatur jadwal mereka, atau jika ada permintaan khusus hingga penawaran harga terbaik dari hotel, karena kami memang memberikan garansi ‘harga terbaik’ kepada customer kami,” tambahnya.

Terjangkau

Keuntungan lainnya, yang diklaim sebagai kelebihan PegiPegi adalah kemampuan untuk melakukan booking di hari H dengan harga yang juga tetap terjangkau.

“Sejauh ini, last minute inventory adalah salah satu layanan yang paling disukai pelanggan kami karena mereka sering melakukan pemesanan kamar hotel pada hari di mana mereka ingin menginap,” ujarnya.

Kohei Nakajima melihat pasar untuk OTA di Indonesia termasuk salah satu industri yang seksi. Apalagi orang Indonesia juga sudah mulai banyak bepergian ke berbagai daerah di Indonesia yang memang memiliki potensi pariwisata sangat tinggi.

Aktivitas vakansi tidak hanya dilakukan oleh kalangan berkocek tebal. Bahkan dengan maraknya penerbangan murah  dan akomodasi budget, semakin banyak orang yang mampu melakukan traveling dengan kocek terbatas.

Traveling bukan lagi aktivitas mewah dan sudaha bisa dilakukan banyak orang. Kebutuhan orang untuk bervakansi juga semakin besar sehingga prospek industri ini semakin cerah.

“Untuk mengeksplorasi kebudayaan, kuliner dan destinasi wisata di Indonesia yang sangat kaya itu, masyarakat kan perlu bepergian. Aktivitas bepergian ini berarti butuh transportasi dan akomodasi, dalam hal ini pesawat dan hotel. Karena itu online travel booking adalah industri yang sangat seksi,” tambahnya.

Tak dipungkiri, pemain di bidang OTA semakin banyak membuat persaingan semakin ketat. Banyak yang bisa bertahan, namun banyak juga yang terpaksa harus gulung tikar.

Karena itu, lanjut Kohei Nakajima, agar mampu bertahan, pelaku usaha OTA harus jeli melihat peluang dan melakukan pengembangan layanan. Mereka juga memudahkan proses pembayaran dengan menyediakan berbagai medote seperti kartu kredit, internet banking dan ATM transfer.

“Untuk mengatasi persaingan itu, kami melakukan strategi dengan menyediakan promosi yang menarik,  memberikan keuntungan kepada pelanggan dan terus melayani mereka agar mereka lebih menikmati vakansinya,” katanya.

Pihaknya secara rutin mengisi konten situs websitenya dengan berbagai artikel yang mampu mendorong orang untuk berpergian sekaligus melakukan pemesanan kamar hotel dan tiket secara online di PegiPegi.com. Startup ini juga terus melakukan pengembangan bisnis agar mampu bertahan.

Tag : wisata, peluang usaha
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top