Bebas Visa 30 Negara, Infrastruktur Pariwisata Tidak Diperbaiki Menjadi Sia-sia

Wakil Ketua DPR Agus Hermanto meminta pemerintah membenahi infrastruktur pariwisata di tanah air seiring dengan kebijakan pemberian fasilitas bebas visa kepada wisatawan asing dari 30 negara.
Ashari Purwo Adi N | 17 Maret 2015 15:48 WIB
Bebas Visa Masuk Indonesia Wisatawan asing bersantai di Benteng Rotterdam, Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (15/3/15). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA—Wakil Ketua DPR Agus Hermanto meminta pemerintah membenahi infrastruktur pariwisata di tanah air seiring dengan kebijakan pemberian fasilitas bebas visa kepada wisatawan asing dari 30 negara.

Agus mengatakan, jumlah negara yang bebas visa sudah bertambah dari sebelumnya 25 negara menjadi 30 negara. “itu bagus jika merupakan stimulus pariwisata. Ekonomi kita sedang anjlok,” katanya di kompleks gedung parlemen, Selasa (17/3/2015).

Namun, jelasnya, pemerintah perlu membenahi infrastruktur pariwisata. “Destinasi kita sudah bagus. Tapi infrastrukturnya kurang. Jadi ini perlu menjadi perhatian khusus,” kata agus yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Partai Demokrat.

Jangan sampai, wisatawan mau berkunjung karena bebas visa, namun setelah datang kembali ke negaranya menyampaikan hal buruk tentang indonesia. “Wisata kita bagus, tapi agak kedodoran. Dengan Malaysia saja kita masih kalah.”

Saat ini, Indonesia telah membebaskan visa a.l. China, Jepang, Korea Selatan, Amerika Serikat, Kanada, Meksiko, Selandia Baru, Rusia, Inggris, Belanda, Italia, Spanyol, Swiss, Belgia, Swedia, Austria, Denmark, Norwegia, Finlandia, Polandia, Hungaria, Ceko, Qatar, Uni Emirat Arab, Kuwait, Bahrain, Oman, dan Afrika Selatan.

Tag : bebas visa
Editor : Hendri Tri Widi Asworo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top