Belasan Ribu Orang Tolak Bar Burung Hantu

Bar yang menawarkan burung hantu hidup sebagai teman pengunjung diprotes penduduk Kota London. Ribuan orang menandatangani petisi yang meminta Dewan Kota untuk mencabut izinnya.
Newswire | 02 Maret 2015 10:59 WIB
Burung hantu - flickr.com

Kabar24.com, JAKARTA— Bar yang menawarkan burung hantu hidup sebagai teman pengunjung diprotes penduduk Kota London. Ribuan orang menandatangani petisi yang meminta Dewan Kota untuk mencabut izinnya.

Terletak di lokasi tersembunyi di Soho, Annie The Owl Bar harusnya dibuka pada 19 Maret 2015. Bar ini menawarkan pengunjungnya untuk minum koktail sambil membelai salah satu dari enam burung hantu hidup yang mereka pelihara. Lima burung hantu bekerja selama enam sampai tujuh jam pada malam hari untuk menghibur pengunjung.

Namun, publikasi pembukaan bar mengundang kelompok pencinta satwa untuk beraksi. Mereka berdalih meskipun burung telah dilatih untuk berada di sekitar manusia, mereka menyangsikan kesejahteraan hewan itu. Sebagian besar penentangnya menyebut menjadikan burung hantu sebagai hiburan demi mendulang uang adalah bentuk kekejaman pada hewan.

Penjinak burung berpengalaman, pencinta burung hantu, dan ahli raptor menyatakan keprihatinannya pada rencana pembukaan bar itu.

"Habitat mereka ada di alam liar, bukan berada di bar di malam hari," kata Sarah Stafford, penulis petisi di situs Change.org.

"Mengambil uang dari burung-burung ini benar-benar tidak adil dan kejam."

Berbarengan dengan peluncuran petisi itu, sebanyak 16 ribu orang menandatanganinya. Lembaga nirlaba Barn Owl Centre, yang semula mendukung pendirian bar, kini menarik dukungannya.

Pengelola bar sejauh ini menegaskan akan tetap pada rencananya. Pada Evening Standard mereka menyatakan meskipun ada publisitas buruk, sebanyak 35 ribu orang telah menyatakan akan datang pada malam pembukaan bar itu.

Sumber : Tempo.co

Tag : kafe
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top